Timnas Indonesia U-23 memiliki peluang besar untuk mencapai semifinal Piala AFF U-23 2023 setelah hasil laga terakhir Grup A pada Senin (21/8/2023) kemarin. Sejumlah skema kemenangan lawan menjadi pertimbangan Garuda Muda untuk lolos ke babak empat besar.
Membahas pertandingan terakhir Grup A semalam, ketika Myanmar berhasil mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 4-1, sedangkan Timnas Thailand menang 2-0 atas Kamboja, menjadi peluang besar bagi Indonesia. Hasil ini berdampak pada peluang skuad asuhan Shin Tae-yong untuk mencapai semifinal.
Hasil pertandingan antara Timnas Myanmar dan Timnas Thailand membuat persaingan Indonesia berkurang dalam perburuan tempat di babak empat besar.
Thailand sudah pasti menjadi juara grup dengan mengumpulkan 9 poin, sementara Kamboja menjadi runner-up dengan 4 poin. Meskipun poin Kamboja sama dengan Myanmar, Kamboja menjadi runner-up berkat selisih gol yang lebih baik.
Kondisi ini secara resmi menyingkirkan Kamboja dari Piala AFF U-23 2023. Meskipun tampil bagus, perolehan poin mereka tidak cukup untuk lolos sebagai runner-up terbaik.
Sebagai catatan, Piala AFF U-23 2023 menerapkan aturan kualifikasi yang ketat, dengan hanya satu juara dari setiap Grup A, B, dan C yang berhak langsung melaju ke babak berikutnya.
Selain itu, satu slot di babak semifinal akan diberikan kepada runner-up terbaik dari ketiga grup tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa ada situasi khusus di Grup A, yang terdiri dari empat tim. Dalam pertimbangan ini, diputuskan bahwa pertandingan melawan tim yang berada di posisi terbawah tidak akan dihitung dalam perhitungan runner-up terbaik.
Karena itu, hasil pertandingan antara Myanmar dan Brunei Darussalam di Grup A memiliki dampak besar pada peluang Kamboja untuk mencapai babak semifinal.
Baca Juga: Kamboja Gugur, Batu Sandungan Timnas Indonesia U-23 Tinggal Filipina
Meskipun Kamboja telah mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 5-0, kemenangan Myanmar atas Brunei Darussalam mengubah segalanya.
Brunei Darussalam, yang belum mencatat kemenangan, dipastikan menempati posisi terbawah di grup ini. Hal ini berarti bahwa perolehan poin Kamboja dalam perhitungan runner-up terbaik hanya 1 poin.
Dengan demikian, kemenangan meyakinkan Kamboja dengan skor 5-0 atas Brunei tidak lagi berpengaruh pada peringkat runner-up terbaik.
Situasi tersebut jelas menguntungkan bagi Ramadhan Sananta dkk melaju ke semifinal melalui jalur runner-up terbaik.
Berikut Ini hitung-hitungan peluang Timnas Indonesia U-23 bisa mencapai ke semifinal Piala AFF U-23 2023:
Malaysia harus menang Hadapi Timor Leste
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Intip Momen Sakral Pernikahan Tertutup Aamir Khan dan Gauri Spratt di Mumbai
-
Sukses Gandeng Saipul Jamil dan Aldi Taher, Neng Dessy Kini Fokus Cetak Talenta Baru
-
Bukan Lagu Cinta Biasa, Adnan Ndy Rilis 'Akhirku' untuk Melawan Kelamnya Narkoba
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?