Namun, sepakan penalti dari Nguyen Quoc Viet ke arah kanan berhasil ditangkap dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari.
Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mengendalikan permainan dengan serangan-serangan dari dua sektor sayap. Meskipun demikian, hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor tetap 0-0.
Di awal babak kedua, lemparan dalam oleh Robby Darwis berhasil disepak oleh Beckham Putra, tetapi masih bisa diblok oleh pemain Vietnam.
Tim Garuda Muda terus melakukan serangan melalui skema tendangan sudut, tetapi sundulan Ferarri di menit ke-48 masih terlalu lebar di sisi kanan gawang Vietnam.
Tendangan bebas Ramadhan Sananta di menit ke-54 hampir membawa Indonesia unggul, tetapi kiper berhasil menghalau sepakan tersebut.
Tembakan dari Nguyen Minh Quang di menit ke-70 melebar dari gawang Ernando Ari. Tembakan dari luar kotak penalti Sananta di menit ke-75 digagalkan oleh tiang gawang.
Di menit ke-80, tembakan dekat dari Nguyen Minh Quang mudah ditangkap oleh Ernando. Di menit ke-81, melalui umpan terobosan dari Beckham, sepakan Haikal masih belum berhasil menembus gawang Vietnam. Hingga akhir babak kedua, tidak ada peluang tercipta dan skor tetap 0-0.
Pada menit ke-110, Indonesia mendapatkan peluang melalui Sananta, tetapi gagal untuk mengelabui kiper. Bola liar yang diperoleh oleh Frengky juga melebar dari tiang gawang.
Di akhir perpanjangan waktu, tidak ada peluang berbahaya yang dihasilkan oleh kedua tim. Pertandingan melanjutkan ke babak adu penalti.
Baca Juga: Disindir Fahri Hamzah, Membandingkan Pidato Puan dan Ganjar, Lebih Kuat Mana?
Dalam babak adu penalti, Indonesia memimpin melalui tendangan sang kapten, Dewangga, dengan skor 1-0. Tendangan Nguyen Duc Viet berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk Vietnam.
Arkhan Fikri berhasil menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-1. Dinh Xuan Tien mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tembakan Frengky membawa Indonesia kembali memimpin 3-2.
Namun, Le Nguyen Hoang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Tembakan Kelly ke pojok kanan gawang membawa Indonesia memimpin 4-3. Tran Nam Hai berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Sananta berhasil mencetak gol dan membawa tim Garuda Muda kembali memimpin 5-4. Luong Duy Cuong kemudian menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Tendangan Ernando berhasil dihadang oleh Quan Van Chuan dan tembakan Thai Ba Dat berhasil mengelabui Ernando, sehingga adu penalti berakhir dengan skor 6-5 untuk kemenangan Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru