Timnas Indonesia U-17 telah melakoni serangkaian pertandingan uji coba menghadapi Timnas Korea Selatan U-17, Rabu (30/8/2023).
Dalam laga tersebut, ada sejumlah evaluasi yang perlu menjadi perhatian Bima Sakti sebelum terjun ke Piala Dunia U-17 November 2023 mendatang.
Meski baru kebobolan di menit ke-65, kekalahan 1-0 sebenarnya bisa diantisipasi dengan mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
Sedikitnya tiga hal yang menjadi sorotan Timnas Indonesia U-17 untuk segera berbenah.
Umpan masih Salah
Pertama adalah akurasi umpan para pemain yang kadang melakukan kesalahan.
Hal ini seharusnya tak perlu menjadi masalah lagi mendekati turnamen penting. Kendati begitu, Bima Sakti harus membenahi akurasi anak asuhnya ketika memberi umpan.
Skema Serangan Balik yang Kurang Efektif
Kesalahan umpan ini berpengaruh terhadap bagaimana Arkhan Kaka dkk membangun serangan cepat ke daerah lawan.
Baca Juga: Tak Ada Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Banjir Kecaman
Saat skema serangan balik muncul untuk dimanfaatkan, skuad Garuda Asia masih terlihat bingung untuk menekan. Bahkan posisi para penyerang tidak dalam timing yang pas.
Pertahanan Kuat tapi Serangan Lemah
Timnas Indonesia U-17 memang bagus saat bertahan. Bima Sakti sebenarnya sudah menyampaikan bahwa dalam laga tersebut, pertahanan pemain akan dilihat betul, menyusul lawan-lawan nanti yang cukup unggul dalam menyerang.
Meski begitu, Timnas Indonesia U-17 tidak terlihat kreatif untuk melakukan manuver serangan dan jika hanya bermain bertahan saja.
Iqbal Gwijangge terlihat paling sibuk mempertahankan gawangnya dalam laga semalam. Di sisi lain, dari pertahanan awal tersebut, Indonesia memiliki peluang besar dalam serangan ketika bola lepas dari pemain Korsel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Luis de la Fuente Sanjung Magis Mikel Oyarzabal Saat Spanyol Bantai Austria
-
Kontrak Berakhir, Shueisha Hentikan Penjualan Manga Marvel Mulai September
-
IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
-
Menanti Rp18.000 per Dolar AS: Rapuhnya Tameng Dedolarisasi Kita
-
Austria Dibantai Spanyol, David Alaba Sebut Hydration Break Ubah Jalannya Pertandingan