Heboh masalah duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membuat Demokrat naik pitam dan menurunkan semua foto sosok yang digadang-gadang bakal bergandengan dengan Agus Harimurti Yudhoyono itu.
Bersamaan dengan hal itu, pernyataan Jokowi beberapa bulan lalu pun kembali viral di berbagai media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun TikTok @DS42. Dalam unggahan itu ia menuliskan bahwa akhirnya prediksi Jokowi terjadi juga.
“Yg baru cerai mohon bersabar ini ujian,” tulisnya.
Dalam potongan video itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan sebuah prediksi adanya kegagalan dalam koalisi yang kemudian menyalahkan Istana atau Presiden.
“Yang saya takutkan nanti, kalau ada yang gagal koalisi,” ujar Jokowi dalam unggahan @DS42.
“Gagal koalisi itu yang dituduh Istana lagi. Padahal, kita tuh kan nggak ngerti, koalisi antar-partai, antar-ketua partai yang ketemu,” lanjutnya.
Jokowi kemudian melanjutkan, bahwa pada persiapan Pilpres, nantinya terdapat tokoh politik yang ingin mendapatkan kendaraan untuk mencalonkan diri, akan tetapi gagal.
“Ada lagi nanti, mungkin, mungkin, untuk Pilpres nanti bisa seperti itu lagi. Ada orang atau tokoh yang ingin sekali dapat kendaraan supaya dapat mencalonkan, ternyata tidak bisa,” ujar Jokowi.
“Tuduh lagi, Presiden itu ikut-ikutan, Istana ikut-ikutan, kekuatan besar ikut-ikutan. Lah urusannya apa,” imbuhnya.
Baca Juga: Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Petugas Gabungan Patroli Antisipasi Munculnya Titik Api
Sontak saja hal itu menuai beragam komentar dari netizen. Mereka memuji kejeniusan Presiden Jokowi yang dapat memprediksi situasi yang terjadi saat ini.
“Jokowi bukan kaleng2 boskuhhh. Skrg terbukti kan apa yg pernah dikatakan oleh pak Jokowi,” ujar @cahangon.
“Barusan lewat fyp Grung bilang Jokowi nyuruh imin mepet anies wkwk,” timpal @guiodp.
“Ibarat pemain catur, pak Jokowi sdh bisa membaca pergerakan lawan, mantap pak Presidenku,” ungkap @capsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi
-
8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026
-
Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa
-
Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo
-
Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?