Baru-baru ini, pemain Timnas Indonesia Wanita, Zahra Muzdalifah membuat heboh mengenai situasi sepak bola wanita Indonesia.
Tak tanggung, mantan pemain Persija Jakarta itu membongkar borok sepak bola wanita Indonesia.
Saat ini, Zahra Muzdalifah bergabung dengan Cerezo Osaka pada Juli kemarin. Sebelumnya, Zahra membela Persija Wanita, Asiana Soccer School, dan South Shield FC di Inggris.
Keputusan untuk berkarier di luar negeri pun nampaknya menjadi pilihan realistis atau bahkan menjadi satu-satunya pilihan buat Zahra untuk berkembang.
"Tidak ada liga sepak bola wanita di negara saya (Indonesia). Bagaimana saya bisa meningkatkan keterampilan saya tanpa liga?" ungkap Zahra sebagaimana dikutip dari kanal YouTube WE League.
"Tidak ada kompetisi, hanya berlatih dengan pemain pria. Itu sebabnya saya ingin pergi ke luar negeri," katanya.
Sebelum datang ke Jepang, ia pun mengaku sempat bermain sepak bola di bawah Inggris selama empat bulan. Dari sanalah, ia mulai mendapat banyak pengalaman hingga akhirnya dapat tawaran dari klub wanita Cerezo Osaka Ladies di ajang WE League 2023/2024.
Hadirnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI yang baru pun nyatanya belum membawa perubahan signifikan soal Liga Wanita di Indonesia.
"Saya ingin mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Alasan mengapa saya datang ke luar negeri seperti ini adalah untuk membuka pintu dan peluang bagi banyak masyarakat Indonesia untuk bermain di luar negeri," ujarnya.
Baca Juga: Polusi Udara Bisa Membahayakan Kesehatan Mata dan Telinga, Ini Penjelasan Dokter
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati