Timnas Vietnam U-23 mengawali petualangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dengan hasil menjanjikan.
Skuad Young Golden Stars menang telak 6-0 atas Guam dalam laga perdana di Phu Tho Provincial Stadium, Vietnam, Rabu (6/9/2023) malam.
Gol-gol Vietnam dicetak Van Do Le, Van Tung Nguyen, Van Cuong Ho, Thanh Nhan Nguyen, Van Toan Hoang, dan Vi Hao Bui.
Performa impresif itu disebut pelatih Vitnam, Philippe Troussier layak lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Sosok yang juga merangkap manajer itu memasang target agar timnya lolos ke Olimpiade 2024 yang digelar di Paris, Prancis.
Sebelumnya, skuad U-23 Vietnam berhasil meraih medali perunggu pada SEA Games 2023 di Kamboja selain menjuarai AFF U-23 dengan mengalahkan Indonesia belum lama ini.
Juru taktik asal Perancis itu menegaskan dirinya telah bekerja dengan sebanyak 70 pemain yang sebagian besar bermain di bawah bimbingannya sejak ia melatih tim U-19 Vietnam pada 2019-2020.
"Saya sedang mempersiapkan tim untuk menghadapi Piala Asia U-23 dan kemudian Olimpiade. Para pemain juga harus bersaing untuk mendapat tempat di tim nasional pada pertandingan Oktober," kata Philippe Troussier dilansir dari media Malaysia, Vocketfc, Kamis (7/9/2023)..
Menurut pelatih asal Perancis itu, persaingan di grup C dinilai akan sulit dan ia ingin para pemainnya tampil maksimal dan lolos ke final.
Baca Juga: Sumur Warga di Gunung Sindur Bogor Tercemar BBM, SPBU Langsung Ditutup
“Kami adalah tim nomor satu di kawasan Asia Tenggara. Namun ketika saya datang ke sini, misi saya adalah memotivasi para pemain untuk melangkah lebih jauh di tingkat regional dan dunia," jelasnya.
Sebanyak 16 tim yang lolos sebagai juara grup pada kompetisi kualifikasi akan lolos ke babak final dan tim mana pun yang ingin mendapat tempat di Olimpiade harus finis setidaknya di peringkat ketiga. Jika finis keempat, maka tim akan menghadapi laga play-off melawan Guinea.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026