Baru-baru ini, Direktur Utama PT Misi Mulia Matrical (MMM), M Hasnaeni alias ‘Wanita Emas’ kembali viral di media sosial.
Pasalnya, usai melaksanakan sidang vonis di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2023) ia menuturkan bahwa dirinya tak terima. Menurutnya, ia hanya menjadi korban dari program Erick Thohir bersih-bersih BUMN.
“Yang jelas saya tidak merasa bersalah,” ujar M Hasnaeni.
“Jadi saya merasa berat sekali dua hari dalam tahanan, luar biasa penderitaan yang saya lalui,” tuturnya.
Tak sampai di situ, wanita berjuluk Wanita Emas ini juga mengatakan bahwa dirinya memiliki dendam dengan Erick Thohir.
“Yang jelas yang memasukkan saya ke penjara itu adalah Erick Thohir. Sampai kapanpun saya akan dendam. Karena awalnya berseih-bersih BUMN, terus kenapa ini jadi calon wapres. Sampai orang kena penjara,” ungkapnya.
Bahkan, M Hasnaeni juga menyinggung terkait kedekatan putrinya dengan anak Erick Thohir, Mahatma Arfala.
“Anaknya, Arfa itu pacarana dengan anak saya, hampir tiap hari menghubungi saya waktu saya di Singapore,” tutur M Hasnaeni.
Sebelumnya, Hasnaeni sendiri dijerat bersama mantan Direktur Utama PT WBP, Jarot Subana dan General Manajer PT WBP, Kristadi Juli Hardjanto.
Baca Juga: Spoiler 'Destined with You' Episode 8: Sebuah Pertemuan yang Menegangkan
Berdasarkan konstruksi perkara dari Kejaksaan Agung, hal itu bermula saat Hasnaeni menawarkan pekerjaan terkait pembangunan Tol Semarang-Demak kepada WBP.
Namun, Hasnaeni mensyaratkan agar PT WBP terlebih dahulu membayar sejumlah uang kepada pT MMM dengan dalih penanaman modal. Singkatnya, Hasnaeni kemudian disebut telah menerima uang sebesar Rp16 miliar yang digunakan untuk kepentingan pribadi.
Dalam sidang vonis di PN Tipikor Jakarta Pusat, ia terbukti melakukan tindak pidana korupsi bersama dalam kasus penyelewengan dana PT Wakista Beton Precast TBK periode 2016-2020. Ia akan dipidana selama 5 tahun dan denda Rp500 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi