Pasar Johar Semarang sudah ada sejak lama di ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut. Selain menyimpan sejarah yang panjang, Pasar Johar Semarang juga menawarkan berbagai kuliner legendaris yang mungkin belum anda tahu.
Lokasinya ada di Jalan K.H. Agus Salim Kauman Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Seperti pasar pada umumnya, Pasar Johar dipadati oleh beragam penjual mulai dari penjual pakaian, bahan pokok dan lain sebagainya.
Namun, dibalik itu semua ada hal menarik lain yang tersembunyi di Pasar Johar yaitu kuliner. Terdapat beberapa kuliner hidden gem yang menawarkan citarasa enak dan pastinya khas Semarang.
1. Dawet Durian
Semarang adalah kota yang terik, sehingga menikmati semangkuk dawet durian adalah pilihan yang tepat. Di Pasar Johar sendiri ada banyak pedagang yang menjajakan dawet durian, apalagi isian kuliner ini sangat menggugah selera.
Isinya berupa durian, tape ketan, cincau, cendol, nagka, gula jawa, dan guyuran kuah santan. Tentunya cocok buat Anda yang ingin mencari minuman yang segar.
2. Tahu Gimbal
Tahu gimbal adalah hidangan tahu goreng yang disajikan dengan kuah berbumbu kacang dan cuka. Biasanya ditambahkan dengan potongan tahu, tauge, kacang panjang telur puyuh goreng.
Di Pasar Johar Semarang terdapat cukup banyak penjual yang menawarkan Tahu Gimbal, yang pastinya menawarkan cita rasa yang berbeda-beda.
Baca Juga: Komnas HAM Sebut Penambahan 400 Personel Polisi di Rempang Justru Picu Eskalasi Konflik
3. Nasi Goreng Babat
Bagi pecinta nasi goreng, tidak lengkap rasanya tidak mencicipi nasi goreng babat di Pasar Johar Semarang. Nasi goreng ini menawarkan perpaduan rasa gurih dan pedas, yang dipadukan oleh tekstur kenyal dari babat sapi. Pastinya membuat Anda tidak dapat berhenti untuk menghabiskan makanan yang satu ini.
4. Nasi Glewo
Banyak yang bertanya-tanya dengan Nasi Glewo karena memang cukup asing terdengar, serta jarang dijumpai di tempat lain. Padahal Nasi Glewo mempunyai cita rasa dan tampilan yang menarik.
Sekedar informasi kalau tampilannya serupa dengan Nasi Ayam Semarang, namun bedanya lauk Nasi Glewo adalah daging sapi dan koyor, dengan kuah santan bumbu kuning didominasi aroma kencur. Alhasil Nasi Glewo menawarkan rasa yang pedas dan gurih, dengan tekstur kenyal dari daging sapi dan koyor.
Demikian informasi mengenai 4 kuliner legendaris di Pasar Johar Semarang. Semoga bisa menjadi referensi bagi Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan