Sebentar lagi tanggal 5 Oktober 2023 diperingati sebagai Hari TNI ke-78 Tahun. Tidak lengkap rasanya kalau di momen bersejarah tersebut kita tidak mengenal Jenderal Sudirman yang merupakan pahlawan nasional sekaligus tokoh pendiri TNI.
Pada kesempatan ini kami akan mengulas profil dan sepak terjang Jenderal Sudirman. Karena dengan mengetahui dan mengerti artinya kita sebagai generasi penerus bangsa dapat mengerti apa yang sebenarnya coba dibangun dan saat ini sedang dijalankan oleh negara kita.
Berikut adalah ulasan tentang profil dan sejarah Jenderal Sudirman, mari simak!
Biografi Jenderal Sudirman
Jenderal Sudirman lahir di Desa Bodas, Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah pada Senin 24 Januari 1916. Beliau bernama lengkap Raden Soedirman, ayahnya adalah Karsid Kartowirodji seorang pekerja pada pabrik gula di Kalibagor, Banyumas dan ibunya Siyem seorang keturunan Wedana Rembang.
Semasa kecilnya Sudirman diasuh oleh seorang camat Rembang bernama Raden Cokrosunaryo, karena saat itu Raden Cokro belum memiliki momongan maka kemudian memutuskan untuk mengasuh sang Jenderal kecil sampai menginjak usia 18 tahun.
Masa Pendidikan
Sudirman kecil terdaftar pada sekolah pribumi (Hollandsch Inlandsche School) saat menginjak usia 7 tahun sebelum akhirnya pada tahun ke tujuh ia menjalani pendidikan dipindahkan ke sekolah milik Taman Siswa. Pada tahun kedelapan sekolah Taman Siswa ditutup oleh Ordonansi Sekolah Liar karena terbukti bahwa sekolah tersebut tidak terdaftar secara resmi, kemudian Sudirman pindah ke Sekolah Menengah Wirotomo.
Selesai menjalani pendidikan dasar dan menengah Sudirman melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yakni di HIK (sekolah guru) Muhammadiyah Solo. Selama mengenyam jenjang pendidikan tersebut ia tercatat sebagai anggota organisasi Pramuka Hizbul Wathan, meskipun ia tidak menyelesaikan pendidikan secara formal pelajaran organisasi ia dapatkan dengan mengikuti kegiatan organisasi tersebut.
Baca Juga: Pratama Arhan Dihina Miskin, Asnawi Mangkualam 'Serang' Balik Marshella Aprillia
Pernikahan
Pada 1936 Sudirman memutuskan untuk meminang Alfiah, seorang putri dari seorang pengusaha batik kaya bernama Raden Sastroatmojo, fakta menariknya wanita tersebut adalah teman dari Sudirman semasa ia bersekolah dahulu. Selama menikah dengan Alifia ia dianugerahi tiga orang putra dan empat orang puteri:
- Ahmad Tidarwono
- Muhammad Teguh Bambang Tjahjadi
- Taufik Effendi
- Didi Praptiastuti
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan