Gelandang asal Belanda, Wiljan Pluim resmi bergabung dengan Borneo FC usai dilepas PSM Makassar.
Pluim sebelumnya sempat dikaitkan dengan sejumlah klub BRI Liga 1 seperti Persib Bandung, Persis Solo hingga PSIS Semarang.
Namun, tim Pesut Etam akhirnya jadi klub yang mampu mendapatkan tanda-tangan pemain berusia 34 tahun tersebut.
Presiden klub Borneo FC Nabil Husein menceritakan negosiasi kerja sama ini berlangsung lancar di tengah banyaknya tim ingin memilikinya. Karena kesamaan visi dan misi antara Borneo FC dan Wiljan Pluim.
Apalagi melihat kontribusi dan kesetiaannya Wiljan Pluim selama 7 tahun bersama tim sebelumnya PSM Makassar dan Liga Indonesia yang patut diapresiasi.
"Prosesnya tidak lama, belum lama ini kami komunikasi, dan Alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk Wiljan Pluim untuk menentukan karirnya. Saya pikir banyak klub yang menginginkannya. Alhamdulillah dia memilih Borneo FC, kita sangat bersyukur di situ," kata Nabil dilansir dari laman resmi PT LIB, Rabu (11/10/2023).
"Dia punya visi bermain, mentalitas, dan tentunya aura Wiljan Pluim di lapangan untuk meraih juara," imbuhnya.
Selain itu ada beberapa alasan kuat mengapa tim berjuluk Pesut Etam mendatangkan pemain asal Belanda itu di tengah kompetisi.
Selain karena kebutuhan taktikal, dia menganggap Pluim memiliki beberapa kriteria yang sangat cocok dengan tim.
Baca Juga: Penjualan Tiket Pre-sale GIIAS 2023 Semarang Sudah Dimulai, Pastikan Tidak Ketinggalan
"Yang membuat saya ingin mendatangkan Wiljan Pluim ini pertama adalah karakter. Sebenarnya sudah lama kami memantau, tapi momentumnya belum ketemu yang pas," ujar pengusaha muda tersebut.
Menurutnya, Pluim memiliki karakter yang diinginkan oleh pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, serta sesuai dengan filosofi yang Borneo FC terapkan.
Secara teknis, lanjut dia, kehadiran pemain Wiljan Pluim di bawah asuhan Pieter Huistra akan menjadi penguatan tim yang memiliki tujuan untuk meraih juara BRI Liga 1 2023/2024 dan menembus serta menjuarai kompetisi Asia musim mendatang.
“Untuk durasi kontrak selama 1,5 musim. Mudahan dalam waktu itu, bisa 2 piala kita bawa. Kita tidak hanya bicara sekarang, tapi bicara hari esok juga,” tegas Nabil Husein.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Review Film A Man Called Otto: Seni Menerima Kehilangan dan Luka Masa Lalu
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang
-
6 Kandungan Moisturizer yang Ampuh Mencerahkan Kulit, Cek sebelum Beli
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
BBM Jenis Pertamax Naik, Ojol: Sejak Awal, Saya Pakai Pertalite
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan