Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui pihaknya memang intens melakukan komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menurutnya, hal itu menunjukkan komunikasi antarkoalisi terutama para partai politik jelang Pilpres masih dalam keadaan baik.
"Hubungan Golkar dengan PKB sudah cukup intens berbicara juga," kata Airlangga ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat pada Senin (13/3/2023).
Ia mengatakan, makin intensnya komunikasi seperti yang dilakukan Golkar dan PKB menandakan hubungan partai politik antarkoalisi kekinian masih baik.
"Artinya, komunikasi antarparpol masih sangat baik semua. Apalagi, Partai Golkar kan lambangnya pohon beringin, daunnya hijau," ungkapnya.
Sementara di sisi lain, ditemui di tempat yang sama, Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan, sebagai sesama partai politik koalisi pendukung pemerintah komunikasi pasti dilakukan.
Apalagi, kata dia, Golkar juga bersama dengan PKB sama-sama sebagai partai politik juga yang berada di Parlemen Senayan.
"Namanya ketua umum partai yang sama-sama berkoalisi untuk mendukung Pak Jokowi pasti kan berkomunikasi terus gitu. Ya satu sama-sama di parlemen kita sembilan kemudian dari sembilan ini ada yang tujuh koalisinya untuk mendukung Pak Jokowi. Pastilah berkomunikasi terus. Nggak bakalan nggak lah," katanya.
"Sekarang saya katakana untuk calon presiden wakil presiden kan masih cair banget sekarang. Itu yang saya bilang tiga itu. Kita tunggu aja lah, biasanya wartawan malah lebih tahu dari kita-kita ini," sambungnya.
Klaim PKB
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjawab peluang Koalisi Gerindra-PKB melebur dengan Koaliai Indonesia Bersatu.
Menurutnya, kendati belum ada kesepakatan soal meleburjan koalisi, pihaknya kekinian sudah intens melakukan komunikasi dengan Partai Golkar.
"Belum, tapi kami saling komunikasi intensif dengan Golkar, sudah sangat dekat," kata Muhaimin di Jakarta, Minggu (12/3/2023).
Muhaimin menerangkan kedekatan yang terjadi ialah kedekatan aantara PKB, Golkar, dan Gerindra.
"Artinya PKB, Golkar, Gerindra semakin dekat. Tapi kedekatan ini menjadi poin untuk menguatkan koalisi PKB-Gerindra," kata Muhaimin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!
-
Korban Gempa Bumi Venezuela Melonjak, 60 Ribu Orang Dirawat di Rumah Sakit
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
-
Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh