Suara.com - Pertemuan antara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyisakan teka-teki. Banyak pihak menduga Luhut sedang bermanuver melobi Paloh terkait Pilpres 2024.
Namun, berbagai isu tersebut ditanggapi santai oleh Anies Baswedan.
Melalui juru bicara Anies Baswedan, Hendri Satrio, ia menyebut Surya Paloh sebagai tokoh nasional memang sudah seharusnya membuka pintu silaturahmi dengan siapa saja, termasuk Luhut.
Meskipun pertemuan tersebut dipersepsikan memiliki agenda tertentu hingga membawa misi khusus dari Jokowi, Hendri menilai Anies tak keberatan.
"Itu kan agendanya Pak Surya Paloh. Kan boleh ketemu siapa saja," kata Hendri.
Saat ditanya soal Koalisi Perubahan yang tak kunjung deklarasi Anies sebagai capres, Hendri menuebut masih menunggu dinamika dari parpol koalisi.
"Parpol-parpol di dalam Koalisi Perubahan kan intens komunikasi," katanya.
Seperti diketahui, momen pertemuan antara Luhut dan Paloh diketahui melalui unggahan foto yang beredar di media sosial.
Pertemuan kali ketiga ini diawali dengan makan siang. Saat itu Luhut didampingi dengan juru bicara Jodi Mahardi sementara Paloh ditemani olej Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.
Baca Juga: Kukuh Ingin Nyapres 2024, Cak Imin: Dosa dan Haram Kalau Saya Nggak Pede
Sebelum pertemuan ini, Paloh dan Luhut sudah dua kali bertemu, yakni di sebuah rumah makan di Wisma Nusantara dan saat berada di London Inggris.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Kukuh Ingin Nyapres 2024, Cak Imin: Dosa dan Haram Kalau Saya Nggak Pede
-
Muncul Spekulasi Usai Luhut Bertemu Surya Paloh, Demokrat Santai: Tak Ganggu Proses Koalisi
-
Cak Imin Tak Mutlak Jadi Cawapres Prabowo, Sosok Ini Bisa Jadi Alternatif: Orang Dekat Jokowi
-
Bertemu Surya Paloh, Luhut Disebut Diutus Jokowi Bahas Posisi NasDem di Pemerintahan
-
Koalisi Partai Masih Galau, Tunggu Nama Capres di Kantong Megawati
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
-
Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong
-
Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok
-
Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya