Suara.com - Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti 'lenyapnya' Ketua DPR RI Puan Maharani. Yang dimaksud adalah lenyapnya nama Puan dari perbincangan publik dan hingar bingar politik.
Melalui akun Twitternya @Miduk17, Jhon Sitorus menilai bahwa saat ini, masyarakat lebih fokus dengan tokoh PDIP lainnya, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Sebulan terakhir ini, nama bu Puan hampir lenyap dari perbincangan. Publik sepertinya sudah mulai fokus ke Ganjar Pranowo dan Abas saja," cuit Jhon Sitorus seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/4/2023).
Menurutnya, itu menjadi tanda jika PDIP sudah mulai sadar jika mereka kesulitan menaikkan elektabilitas Puan Maharani, demi bisa menjadi calon presiden atau capres 2024. Karena itu, peluang Puan untuk maju sebagai capres di Pilpres 2024 menjadi kecil.
"Sepertinya PDI Perjuangan sudah mulai sadar jika upaya apapun yang sudah dilakukan, tidak akan mampu menaikkan elektabilitas Puan," tambahnya.
Jhon Sitorus mengamini jika Puan memang masih memiliki peluang di Pilpres 2024 jika berpasangan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Walau begitu, ia menilai publik lebih mengharapkan duet Prabowo dan Ganjar, ketimbang Prabowo-Puan. Apalagi sosok Prabowo sudah beberapa kali bertemu dengan Ganjar dan dikabarkan mendapatkan dukungan dari Presiden Jokowi.
"Tanpa mengesampingkan kemungkinan berpasangan dengan Prabowo. Tetapi publik lebih tertarik dengan berbagai pertemuan Prabowo-Ganjar dan Jokowi-Prabowo, ketimbang apa yang dilakukan oleh Bu Puan di DPR dan partai," tulis Jhon.
"Pandangan publik bukan sekadar persepsi, tapi mulai mantap menentukan pilihan," tambahnya.
Baca Juga: Didukung Jokowi, Ini Plus Minus Jika Koalisi Besar Terbentuk
Pandangan politik dari Jhon Sitorus itu langsung mendapatkan atensi warganet. Mereka menuliskan beragam pendapat terkait peluang Puan bertarung di Pilpres mendatang.
"Anies-Puan bagus juga," sahut warganet.
"Selamat ibuk presiden," celutuk warganet.
"Lha skema kemarin giman bang? Tetap gak ndongkrak juga kah?" tanya warganet.
"Banyak yang bersyukur (jika) Puan yang diusung PDIP jadi capres, emang elektabilitasnya tinggi," komentar warganet.
"Bicara anak ketum bahkan anak presiden, sekarang ini rakyat tidak bodoh untuk tahu siapa mereka sebenarnya," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Didukung Jokowi, Ini Plus Minus Jika Koalisi Besar Terbentuk
-
Ganjar Pranowo Bakal Buka-Bukaan Soal Piala Dunia: Menolak Israel Atas Perintah Megawati?
-
PDIP Ogah Pusing Soal Jokowi Dianggap Dukung Pencapresan Prabowo
-
Pasangan Puan dan Prabowo Jadi Pilihan Realistis Bagi PDI Perjuangan
-
Bantah Ditinggal Pembentukan Koalisi Besar Gabungan KIB dan KIR, Said: Tak Ada yang Meninggalkan PDIP
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan