Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani meyakini bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak akan alot menerima untuk membentuk Koalisi Besar untuk Pilpres 2024.
Menurutnya, PKB masih selaras pemahamannya dengan Gerindra.
"Saya kira tidak alot karena PKB pemikirannya sama bahwa negara yang besar dengan jumlah 275 juta wilayah yang luas, multi etnis, dan berbagai macam persoalan bangsa ini harus dihadapi dengan kekuatan yang besar," kata Muzani ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara 4 Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (5/4/2023).
Menurut Muzani, dengan membentuk Koalisi Besar maka akan menbentuk kekuatan yang besar pula nantinya di Parlemen.
"Kekuatan yang besar itu salah satu caranya dengan kekuatan parlemen yang besar yakni dengan koalisi yang besar," ungkapnya.
Ia mengatakan, dalam konteks tersebut PKB masih sama pemahamannya dengan Gerindra. Menurutnya, hal itu sudah dikomunikasikan.
"Saya kira dalam hal itu saya kira PKB sama. Kami sudah bicarakan itu dan sama," pungkasnya.
PKB Anggap Rumit Koalisi Besar
Sebelumnya, Waketum PKB Jazilul Fawaid menganggap, wacana pembentukan koalisi besar akan terbentur sulitnya menentukan pasangan capres dan cawapres.
Baca Juga: Sambung Rasa Prabowo dengan Harry Tanoe, Perindo Sambut Ajakan Gerindra Gabung Koalisi Besar
Ia memandang Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak semudah dibayangkan untuk melebur menjasi satu dengan Koalisi Gerindra-PKB atau Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Menurutnya bergabungnya dua koalisi itu memang serba memungkinan, namun di satu sisi harus realistis.
Jazilul menjelaskan fakta saat ini ialah antara KIB dan KKIR belum menentukan siapa capres dan cawapres. Kedua koalisi masih mengalami kesulitan.
"Jadi kerumitannya ada di situ," kata Jazilul kepada wartawan, Senin (3/4/2023).
Ia lantas tidak membayangkan apabila koalisi digabung menjadi koalisi besar maka kerumitan yang ada juga akan ikut membesar.
"Nah jika nanti berkoalisi atau koalisi besar itu bukannya lebih rumit lagi? Ini yang kami pikirkan. Apakah nanti atau pengambilan keputusan terkait capres dan cawapres dengan koalisi yang besar itu pakai ukuran dan standar apa memutuskannya," tutur Jazilul.
KKIR sendiri diakui Jazilul sejauh ini masih alami kesulitan dalam menentukan capres dan cawapres, kendati sudah memiliki mekanisme penentuan melalui Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Orang kami berdua saja (Gerindra-PKB) saja kesulitan memutuskan, apalagi berlima (tambah Golkar, PAN, PPP)," kata Jazilul.
Meski demikian, pihaknya bakal mengikuti arahan dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Apakah memutuskan melebur koalisi atau tetap berdua dengan Gerindra.
Berita Terkait
-
Sambung Rasa Prabowo dengan Harry Tanoe, Perindo Sambut Ajakan Gerindra Gabung Koalisi Besar
-
Tetap Jadi Capres Gerindra, Prabowo Yakin Penentuan Paslon di Koalisi Besar Tak akan Alot: Tergantung Itikad Baik
-
Yakin Penentuan Capres-Cawapres Tak Alot jika PDIP Gabung Koalisi Besar, Prabowo: Nggak Seseram yang Kalian Harap
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai