Suara.com - Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Nusantara, Immanuel Ebenezer, menyebut penetapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden oleh PDIP akan memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.
Pasalnya, pencapresan Ganjar ini akan memastikan batalnya wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu.
"Dua opsi ini gagal dengan Mas Ganjar dicalonkan oleh PDIP. Artinya, 2024 ini benar-benar ada pemilu," kata Immanuel kepada Suara.com, Jumat (21/4/2023).
Terlebih, dia menilai wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu yang sempat santer dibicarakan merupakan musuh utama bagi demokrasi Indonesia.
"Musuh nyata demokrasi itu telah gugur ketika Mas Ganjar dicalonkan oleh PDIP dan Mas Ganjar sudah menyapreskan dirinya juga," ucap Immanuel.
Untuk itu, dia menyampaikan ucapan selamat kepada Ganjar dan PDIP atas pengumuman yang disampaikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya Megawati mengumumkan Ganjar sebagai calon presiden yang diusung partainya pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Pengumuman ini disampaikan Megawati pada dalam rapat DPP PDIP ke-140 di Istana Batu Tulis, Bogor.
"Maka pada jam 13.45 dengan mengucapkan bismilahirohmanirrohim, Saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jateng sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasanya menjadi calon presiden," tegas Megawati pada Jumat (21/4/2023).
Baca Juga: Diusung PDIP Jadi Capres, Akun Medsos Ganjar Pranowo Langsung Diserbu Warganet
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Capres Pilpres 2024, Postingan Ini Jadi Lahan Komentar Publik: Jangan Sampai Jadi Presiden Bahaya Indonesia
-
Diusung PDIP Jadi Capres, Akun Medsos Ganjar Pranowo Langsung Diserbu Warganet
-
Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP, Gibran Rakabuming dan 17 Kader Solo Cat Rambut Jadi Putih?
-
Ditunjuk Jadi Capres PDIP, Harta Kekayaan Ganjar Pranowo Capai Rp11,7 M Tak Punya Utang
-
Terlanjur Tarik Dukungan, Relawan Jokowi Kukuh Dukung Prabowo Meski Ganjar Resmi Diusung PDIP jadi Capres
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis