SUARA CIANJUR- Ganjar secara resmi sudah diusung menjadi calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang mengumumkannya secara resmi di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat 21/4/2023).
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim menetapkan saudara Ganjar Pranowo yang sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai, untuk di tingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," ungkap Megawati.
Bertepatan dengan pengumuman itu, dalam sebuah postingan terbaru Ganjar Pranowo di Instagramnya menjadi serbuan publik.
Ganjar dalam medsosnya memoting sebuah video ketika dirinya berkunjung ke Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Semarang.
Dia mengenakan jersey klub sepak bola dari Arab Saudi, Al Nassr bernomor 7 milik Cristiano Ronaldo. Ganjar berinteraksi dan menyaa para anak-anak dan pengurus panti.
"Anak-anak inilah yang menjadi spirit kehidupan kita, mereka meluapkan bahagia dan berdoa dengan bahasa tersendiri. Sehat terus anak-anakku yang ada di Panti Asuhan Bhakti Kasih Semarang," kata Ganjar dalam keterangannya.
Tidak ada hubungan postingan tersebut dengan pengumuman capres dirinya. Namun netizen menjadikan postingan tersebut sebagai lahan berkomontar, atas momentum ynag baru saja terjadi.
"Selamat pak @ganjar_pranowo infonya bapak akan di umumkan jadi capres PDIP sungguh adil dan layak untuk bapak," kata akun @nandangsutis****.
Baca Juga: Simbol Ini Disematkan Kepada Ganjar Pranowo oleh Megawati Soekarnoputri, Sesuai Ucapan Bung Karno
"Selamat pak @ganjar_pranowo , purwokerto desa kebocoran siap memenangkan bapak..," timpal akun lainnya @telorgu***.
Tidak semua yang berkomentar memberikan ucapan selamat kepada Ganjar. Banyak juga
Publik yang menolak lupa terkait dengan sosok yang dinilai sudah membatalkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Ganjar Pranowo memang menajdi salah satu dari pejabat publik, yang menolak kehadiran Timnas Israel untuk datang ke Indonesia sebagai peserta Piala Dunia U20 2023.
Menurutnya, Bung Karno memiliki komitmen untuk menggelorakan kemerdekaan bagi rakyat Palestina dalam berbagai momen penting, seperti Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan Conference of the New Emerging Forces.
Terkait dengan penolakan tersebut berimbas kepada FIFA yang akhirnya menbatalkan status tuan rumah Piala Dunia U20. Tak sedikit yang kecewa dengan hal itu, terkhusus bagi para pecinta sepakbola dan para pemain Timnas Indonesia U20.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Mahasiswa Makassar Sebut Program Makan Bergizi Gratis Ladang Korupsi
-
Gelombang Protes di Surabaya: Ojol hingga Pedagang Kecil Menggugat Kebijakan Ekonomi Prabowo-Gibran
-
Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah
-
Kesal Tak Ditemui Wali Kota, Mahasiswa Paksa Masuk Kantor DPRD Balikpapan