Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh makan siang bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam agenda makan siang itu, ada sejumlah hal yang menjadi obrolan keduanya.
Luhut berujar pertemuan keduanya membahas perihal yang enak-enak. Enak-enak yang dimaksud Luhut ialah pembicaraan yang bernada positif.
"Ya, kita ngobrolin yang enak-enak saja. Ya, semua kan pengen baik-baik ya," kata Luhut di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2023).
Luhut menyinggung terkait perbedaan yang ada. Walau berbeda, Luhut memastikan ia tetap berkawan.
"Jadi kalau ada perbedaan sana sini saya kira biasa. Tapi perkawanan ya tetap saja jalan. Jadi Pak Surya kan orang baik juga, teman-teman yang lain juga baik jadi kalau ada perbedaan-perbedaan," kata Luhut.
"Kalian lihat di luar saya kira tidak ada yang tajam. Semua berpikir yang terbaik untuk RI," sambungnya.
Sebelumnya, pertemuan Paloh dan Luhut tersebut dikatakan Ketua DPP NasDem Charles Meikyansah masih berlangsung. Adapun pertemuan dimulai pukul 12.30 WIB.
"Masih (berlangsung)," kata Charles saat dikonfirmasi wartawan, Jumat.
Awak media masih menanti penjelasan dari kedua belah pihak mengenai obrolan dalam pertemuan tersebut.
Surya Paloh dan Luhut juga pernah melakukan pertemuan. Pertemuan itu berlangsung di London pada Desember 2022 lalu..
"Di bulan Desember 2022 Ketum Nasdem abang Surya Paloh sedang berada di London dan di saat bersamaan Pak Menko Marvest Bang LBP juga saat itu melakukan kunjungan kerja ke London," kata Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate kepada wartawan, Jumat (13/1/2023).
Setelah itu, keduanya kembali bertemu di Jakarta. Pertemuan itu juga dibalut oleh makan siang pada Februari 2023 lalu.
Berita Terkait
-
Akui Bahas Capres dengan Surya Paloh, Luhut: Perbedaan Sana Sini, Perkawanan Tetap Jalan
-
Terungkap! Ini Alasan Presiden Jokowi Tidak Undang Surya Paloh di Pertemuan Enam Partai Politik
-
Usai Tak Diundang Jokowi, Surya Paloh Kembali Makan Siang dengan Luhut
-
Masih Keluarga Tapi Tak Dianggap Jokowi, PAN: NasDem Bisa Hidup Nyaman dan Bahagia?
-
Jokowi Tak Undang NasDem Ngumpul di Istana, PAN: Biar Gak Disangka Pengaruhi Sikap Politiknya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan