Suara.com - Sosok Basuki Hadimuljono kini kembali menjadi topik hangat di media sosial. Ini setelah Menteri PUPR itu ramai diisukan masuk ke dalam kandidat calon wakil presiden atau cawapres Ganjar Pranowo.
Kabar tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Menurutnya, alasan pria yang akrab disapa Pak Bas itu masuk daftar cawapres Ganjar karena dedikasi dan konsitensinya dalam membangun infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia.
Hasto mengatakan, komitmen Pak Bas dalam membangun infrastruktur dari Sumatera sampai dengan Papua merupakan bentuk membangun negeri. Bahkan, Presiden Jokowi sampai menjuluki Pak Bas sebagai 'Bapak Infrastruktur'.
Menanggapi kabar itu, Basuki mengaku hingga sekarang tidak ada perbincangan terkait dirinya menjadi cawapres Ganjar. Selain itu, Pak Bas menegaskan dirinya merupakan pekerja birokrat, sehingga tidak tertarik untuk mendalami dunia politik. Ditambah lagi umurnya saat ini menginjak angka 70 tahun.
Sosok Pak Bas sendiri selama ini memiliki citra positif di mata publik. Selain terkenal sebagai menteri berprestasi, sosoknya juga kerap mengambil hati masyarakat dengan gaya nyentrik dan kerennya.
Lantas, seperti apa aksi Basuki Hadimuljono, kandidat cawapres Ganjar Pranowo tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pakai topi terbalik yang warnanya sudah pudar
Pak Bas dikenal sebagai sosok menteri yang sederhana. Ia kerap menggunakan topi dalam berbagai kegiatannya, di mana topi yang dikenakannya berwarna hitam atau biru gelap dengan logo PUPR yang sudah mulai memudar.
Meski sudah pudar, nyatanya Pak Bas tetap setia mengenakan topi itu selama menjalankan tugasnya sebagai Menteri PUPR. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia kerap menggunakan topi itu dalam posisi terbalik.
Baca Juga: Yang Terjadi Kalau Buru-buru Umumkan Cawapres, Pengamat Ingatkan Parpol Plus-Minus Ini
Oleh warga Twitter, topi yang digunakan oleh Basuki itu sampai dijuluki dengan nama topi legendaris.
Mencintai dunia fotografi
Pak Bas sempat ramai menjadi sorotan publik saat pagelaran KTT G20 di Bali yang diselenggarakan pada 2020 lalu. Bagaimana tidak, pria kelahiran 1954 itu asyik 'cosplay' sebagai fotografer bak wartawan.
Pak Bas membawa kamera DSLR dan terlihat serius mengabadikan sejumlah momen pertemuan antar kepala negara tersebut. Bahkan, ia sampai beberapa kali menjepret Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dengan lensa tele dari jarak dekat.
Aksi itu dilakukan oleh Pak Bas setelah memastikan pekerjaannya sebagai seorang Menteri PUPR rampung. Tak lupa, sepanjang menjadi fotografer dadakan, ia setia mengenakan topi legendarisnya.
Momen itu pun membuat publik kagum dan memuji menteri Jokowi tersebut.
Berita Terkait
-
Yang Terjadi Kalau Buru-buru Umumkan Cawapres, Pengamat Ingatkan Parpol Plus-Minus Ini
-
Bakal Manfaatkan Media Milik Ketum Perindo untuk Pilpres 2024, Ganjar Dianggap Tengah Kangkangi UU Penyiaran
-
Sah! Perindo Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Hary Tanoe Beberkan Alasannya
-
Ganjar Happy Dapat Dukungan dari Hary Tanoe Perindo: Uhuy!
-
Sama Sekali Tak Terdengar, Mengapa Ahok Tak Masuk Bursa Capres Cawapres?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien