Suara.com - Partai Demokrat terus berusaha mendorong bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan untuk segera mendeklarasikan bakal calon wakilnya.
Menurut Partai Demokrat, Anies tidak perlu menunggu hingga akhir waktu atau last minute untuk mengumumkan siapa yang akan menjadi pendampingnya.
"Demokrat selalu mengingatkan kepada koalisi, kepada Mas Anies, ayo kita deklarasikan lebih awal," kata Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Herman mengatakan pendeklarasian pasangan capres dan cawapres lebih awal itu bisa memberikan dampak positif. Terlebih untuk mempersiapkan strategi dan lankag ke depan mengenai program kerja dan visi misi.
"Supaya cukup waktu kita butuh waktu untuk duduk bersama, menyusun kemudian gimana langkah-langkah untuk juga gimana ke masyarakat kalau terpilih apa yang semestinya dilakukan oleh capres dan cawapres," kata Herman.
Nama Cawapres di Kantong Anies
Koalisi Perubahan untuk Persatuan sebelumnya memastikan satu nama calon wakil presiden sudah ada di kantong Anies Baswedan. Kekinian tinggal menunggu momentum untuk Anies mengumumkan siapa sosok pendampingnya.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan sesuai piagam Koalisi Perubahan, ketiga partai sudah menyerahkan keputusan cawapres kepada Anies. Tim 8, lanjut dia, juga telah memberikan pertimbangan dan simulasi nama-nama cawapres, termasuk usulan momentum untuk diumumkannya.
"Satu nama sudah dikantong capres bukan gimmick, on progress," kata Teuku kepada wartawan, Selasa (13/6/2023).
Baca Juga: Demokrat Duga Ada Sutradara di Balik Polemik JIS, Tujuannya untuk Jatuhkan Anies
Hal senada disampaikan Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto.
"Sekarang satu nama sudah di kantonya Pak Anies kok. Sudah di kantongnya Pak Anies kok. Orangnya sudah di kantongnya Pak Anies," kata Sugeng di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2023).
Kendati satu nama sudah di kantong, Koalisi Perubahan menyerahkan kepada Anies soal kapan waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi.
"Bahwa akan diumumkan kapan, dan sebagainya dan sebagainya, itu sekali lagi itulah kami yak kita mempercayakan sepenuhnya kepada Pak Anies yak. Kapan mengumumkannya, mencari hari dan tanggal yang baik, ada Jumat Kliwon, Rebo Pahing, Pon, Wage, Kliwon, kan biasanya gitu," kata Sugeng.
Sugeng memastikan satu nama itu sudah diketahui oleh seluruh Koalisi Perubahan, termasuk masing-masing pimpinan partai.
"Sudah, sudah, sudah semuanya sudah selesai. Sedang dihitung-hitung. Ini tone-nya bagaimana dan sebagainya, sebagainya," kata Sugeng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli