Suara.com - Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hasilnya menunjukkan Ganjar mengungguli dua tokoh lainnya dari segi elektabilitas.
Data hasil survei memperlihatkan elektabilitas Ganjar mencapai 40,12 persen. Sedangkan Prabowo sebesar 37,21 persen dan Anies sebesar 22,67 persen.
Hasil tersebut berbeda dengan bulan sebelumnya di mana elektabilitas Ganjar justru berada di bawah Prabowo.
"Bulan lalu survei kita Ganjar kalah dari Prabowo, dan survei kali ini Ganjar Pranowo rebound. Untuk Anies terjadi penurunan, Ganjar terjadi lompatan signifikan, Prabowo naik namun tipis," kata peneliti senior Ipsos Public Affairs, Arif Nurul Imam dalam rilis survei dikutip Kamis (7/9/2023).
Adapun survei dilakukan pada 22-27 Agustus 2023 di 34 provinsi di Indonesia. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam pengambilan survei ini.
Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan aplikasi Ipsos Ifield yang merupakan system computer-asissted personal interviews (CAPI) yang merupakan standar global Ipsos dalam melakukan interview tatap muka.
Metode survei yang digunakan yakni multistage random sampling. Batas kesalahan survei kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Diminta Yenny Wahid Pilih Cawapres Representasikan Anak Muda, Prabowo: Erick Muda, Gibran Muda, Ridwan Kamil OK
-
Yenny Wahid: Banyak Kiai NU Bersimpati Ke Prabowo
-
Milenial Jabodetabek Dorong Gibran Maju Cawapres 2024, Pembangunan Kota Solo Jadi Patokan
-
Pujian Yenny Wahid ke Prabowo: Orang yang Punya Kemampuan Teruskan Kepemimpinan
-
Ajak Masyarakat untuk Tidak Pilih Capres yang Memecah Belah Umat, Ini Rekam Jejak Menag Yaqut Cholil Qoumas
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik