Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo sempat menyinggung seorang 'pejabat pusat' yang pernah mengisi kuliah kebangsaan di FISIP, Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (19/8//2023).
Adapun satu orang 'pejabat pusat' yang sebelumnya mengisi kuliah kebangsaan di FISIP UI adalah mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dalam paparannya, mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengaku hanya lah seorang 'pejabat kampung'.
"Saya masih ingat ada beberapa pejabat yang jauh lebih penting, karena pejabat pusat. Karena saya pejabat kampung di daerah," ujar Ganjar di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, FISIP UI, Depok.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut ia diundang untuk mengisi kuliah kebangsaan karena hasil survei. Dia tidak menyebut secara detail survei yang dimaksud.
"Tentu saya diundang ke sini pasti karena survei. Saya tidak terlalu yakin, kalau saya tidak ada di survei, anda mengundang saya," ucap Ganjar.
Seperti diketahui, Ganjar menghadiri kuliah kebangsaan di FISIP, UI, Depok, Senin (18/9/2023). Adapun kuliah kebangsaan tersebut bertajuk 'Hendak ke Mana Indonesia Kita'.
Ketika memulai pemaparannya, Ganjar menyapa para Profesor dan dosen yang hadir dalam acara tersebut. Dia mengaku senang bisa diundang untuk mengisi materi dalam kuliah kebangsaan.
"Saya senang bisa bertemu dengan keluarga saya, di mana saya pernah menimba ilmu di sini," ujar Ganjar.
Kelakar Ganjar
Baca Juga: SBY Bakal Turun Gunung Menangkan Prabowo: For You, Saya Siap!
Ganjar berkelakar para dosen FISIP menyebalkan dan susah memberi nilai yang bagus.
"Anda akan mengalami proses yang menarik dengan guru-guru dosen yang nyebelin yang pasti sering kasih tugas dan anda tahu nilainya pelit," ucap Ganjar mengundang gelak tawa para mahasiswa.
Foto Ganjar ketika masih menjadi mahasiswa UI pun ditampilkan. Sontak, foto tersebut mengundang gelak tawa para dosen dan mahasiswa yang ada di Balai Serbaguna Purnomo Prawiro.
Ganjar mengaku bisa mencapai kariernya saat ini berkat bantuan dosen-dosen yang disebutnya tadi menyebalkan dan 'pelit' nilai. Lagi-lagi, hadirin di lokasi memberikan tepuk tangan untuk bakal calon presiden (capres) 2024 tersebut.
"Foto itu otentik saya pernah kuliah di sini, tapi ketahuilah gara-gara dosen yang nyebelin. Sering ngasih tugas dan pelit saya bisa berdiri di sini karena mereka," kata Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024