Suara.com - Hail survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto unggul signifikan di Jawa Barat (Jabar) dan Banten ketimbang Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Di Jabar, elektabilitas Prabowo mencapai raihan tertinggi sebesar 45,7 persen. Kemudian disusul Anies dengan 25,4 persen dan Ganjar 24 persen.
Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi di Jabar Prabowo unggul telak. Sementara di Banten, Prabowo juga unggul meski keunggulannya tidak signifikan melawan Anies. Ganjar tertinggal. Prabowo meraih 38,6 persen, Anies 33,1 persen, dan Ganjar 22,9 persen.
Hasil survei juga menunjukkan sejumlah nama yang pantas mendampingi bacapres Prabowo. Berdasarkan hasil survei Yusril Ihza Mahendra masuk radar sebagai sepuluh nama calon wakil presiden (cawapres) yang pantas mendampingi Prabowo.
Hasil survei Indikator memperlihatkan di antara bacapres lainnya, Yusril merupakan figur bacawapres paling berpengalaman serta dinilai paling cerdas dan pintar.
Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS), Nyarwi Ahmad menyebut, Prof Yusril adalah profesional serta birokrat teruji sejak era Orde baru (Orba) hingga era Reformasi. Dengan demikian Yusril cukup kenyang asam garam perpolitikan Tanah Air.
"Profesor Yusril saat ini ketua umum partai politik yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju," papar Nyarwi, ditulis Senin (2/10/2023).
Nyarwi menambahkan, Presiden Joko Widodo punya efek dalam menentukan siapakah cawapres Prabowo. Karena, itu adalah keputusan level elit. Dan, Jokowi adalah pimpinan di lingkar ketua umum parpol koalisi pemerintah.
"Ingat, Jokowi memiliki posisi sebagai ketua dari para ketua umum parpol yang saat ini mendukung pemerintahan. Termasuk Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra," paparnya.
Baca Juga: Soal Rumor Gibran Cawapres Prabowo Subianto, PDIP: Tanyakan Saja, Mau atau Enggak?
Dari rekam jejak digital, Presiden Jokowi pernah menyatakan dukungan agar Yusril menjadi capres atau cawapres. Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Partai Bulan Bintang (PBB) di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Tiba-tiba, Jokowi dalam sambutan, menyatakan dukungan kepada Yusril untuk menjadi capres atau cawapres dalam perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) 2024-2029.
"Beliau punya pengalaman panjang, saya mendukung lho kalau Yusril di 2024 nanti dicalonkan capres atau cawapres. Ini serius, serius," kata dia.
Menurut Jokowi, tugas PBB saat ini, adalah mencari 'kendaraan' politik agar mampu memenuhi syarat pencalonan minimal 20 persen.
"Ya tugasnya di situ. Begitu dapat kendaraan saya dukung," ucap dia.
Selanjutnya, Jokowi membuka cerita lama kala dirinya akan mengikuti kontestati Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo pada 2010. Ternyata, salah satu parpol pengusunya adalah PBB.
"Serius. Karena saya saat wali kota (Pilwalkot), salah satu partai yang mendukung saya saat itu adalah PBB. Saat presiden (pilpres) juga PBB. Jadi kalau saya dukung gantian enggak ada salahnya," lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang