Suara.com - Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy memberikan pernyataan soal Gibran yang sering disandingkan dengan nama Prabowo Subainto sebagai cawapres. Dia menilai, isu tersebut berkaitan dengan dukungan Jokowi kepada Prabowo.
Politikus yang akrab disapa Rommy ini mengaku pernah berbincang dengan Mantan Ketum PPP Suharsono Monoarfa membahas soal Prabowo.
"Saya masih ingat waktu Ketua Umum PPP dijabat Pak Suharsono Monoarfa, Menteri Bappenas sekarang, beliau pernah berkunjung ke Pak Prabowo kebetulan pulangnya saya sudah menunggu di kediaman Pak Suharsono," ujar Romahurmuziy dikutip melalui kanal Youtube Total Politik, Rabu (4/10/2023).
"Karena ini juga cerita hampir 2 tahun yang lalu yah," katanya menambahkan.
Pada kesempatan itu, dia menceritakan pembahasan yang dilakukan oleh Menteri Bappenas itu dengan Prabowo yang secara keseluruhan membahas mengenai pencalonan Pilpres 2024.
Dia menyebut, Prabowo mau maju pilpres apabila 2 orang mendukungnya secara langsung yakni Jokowi dan Megawati.
"Ya katanya dia mau maju kalau diendorse dua orang, satu Pak Jokowi, dua Ibu Mega," katanya.
Namun saat ini, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah mengusung kadernya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Sehingga, kata dia, Jokowi adalah satu-satunya endorsement yang diharapkan Prabowo.
"Sekarang Ibu Mega sudah endorse Pak Ganjar," ujarnya.
"Sehingga beliau (Prabowo) sekarang satu-satunya endorse yang diharapkan adalah Pak Jokowi," Rommy menambahkan.
Meski demikian, Rommy menilai Prabowo kekinian masih kurang yakin kalau Jokowi 100 persen mendukung pencapresannya di Pilpres 2024. Terlebih Jokowi merupakan kader PDIP yang kini sudah mendeklarasikan Ganjar sebagai capres.
Lebih lanjut, Rommy menyebut Prabowo bakal percaya didukung Jokowi kalau nantinya Gibran menjadi cawapresnya.
"Dan dugaan saya itu beliau (Prabowo) tidak percaya kalau endorsement presiden, kecuali anaknya sendiri yang jadi wakil," pungkasnya.
Kontributor : Ayuni Sarah
Berita Terkait
-
Anies Menang Mutlak di Kalangan Pemilih Salafi, Prabowo Banyak Dipilih Warga NU dan Muhammadiyah
-
Di Balik Puan Ingin Bertemu Kaesang, Ternyata Ada Perintah Megawati
-
Ngaku Dukung Ganjar, Ketua DPP PSI Dedek Prayudi: Tapi Ada yang Pengin Jomblo, Lainnya Pengin ke Prabowo
-
Reshuffle Bakal Terjadi di Antara Akhir Oktober atau Awal November, Begini Perhitungannya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024