Suara.com - Nama politikus senior Partai Golkar, Ceu Popong mendadak ramai diperbincangkan. Hal ini terjadi setelah rumahnya dikunjungi salah satu calon presiden 2024, Ganjar Pranowo. Profil dan biodata Ceu Popong pun mulai disorot.
Ganjar berkunjung ke rumah Ceu Popong di Jalan Cipaganti, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (4/10/2023) lalu. Dikabarkan capres 2024 ini mendapatkan banyak wejangan dari mantan anggota DPR RI lima periode tersebut.
Bahkan setelah kunjungan tersebut, Ganjar merasa Ceu Popong seperti ibunya sendiri. Sekilas tentang profil dan biodata Ceu Popong pun menarik untuk Anda cermati di sini.
Nama Ceu Popong sendiri dikenal luas oleh politisi yang ada di indonesia. Hal ini karena kariernya sebagai anggota DPR-RI yang cukup lama, yakni selama lima periode. Mulai dati tahun 1987 hingga 1999, dan dari tahun 2009 hingga 2019 lalu.
Biodata dan Profil Ceu Popong
Memiliki nam asli Popong Otje Djundjunan, namanya sendiri tercatat sebagai kader Partai Golkar yang berangkat dari daerah pemilihan Jawa Barat I pada kontestasi pemilu 2014 lalu. Ia kemudian berhasil mendapatkan cukup suara, dan menduduki kursi DPR-RI hingga masa jabatannya selesai.
Dari sisi pendidikan, Ceu Popong merupakan lulusan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yang sekarang disebut dengan UPI Banding. Ia lahir di Bandung, 30 Desember 1938 dan menjadi salah satu politisi senior yang cukup dihormati di kalangan anggota DPR-RI.
Perilakunya yang khas di ruang sidang sering menjadi pusat perhatian. Beberapa kali ia tampak dapat mencairkan suasana, namun di situasi lain sosoknya juga dapat memberikan keputusan dan pernyataan tegas terkait aturan main di ruang sidang tersebut.
Mengenyam pendidikan di SMA Negeri 5 Bandung dan selesai pada tahun 1957 lalu, ia kemudian meneruskan pendidikannya di Jurusan Ekonomi Universitas Padjajaran dari tahun 1957 hingga 1959.
Kemudian Ceu Popong meneruskan kembali di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Pendidikan indonesia di tahun 1959 sampai 1963.
Untuk pengalaman berorganisasi, nama Ceu Popong tercatat sebagai Ketua Paguyuban Istri pasundan dan menjabat hingga tahun 2005.
Ceu Popong juga menjadi Ketua BKOW Jawa Barat sampai 1983, Ketua Dharma Wanita Kotamadya Bandung hingga tahun 1976, dan Kuta BKOW Subang hingga 1967.
Semua pengalaman berorganisasi ini menjadi modal yang baik untuk dirinya berada di kursi anggota dewan, dan memberikan wibawa yang diperlukan ketika harus memimpin persidangan.
Menerima Kunjungan Ganjar
Pada hari Rabu, 4 Oktober 2023 lalu Ceu Popong menerima kunjungan Ganjar Pranowo di kediamannya, di Jalan Cipaganti, Kota Bandung. Kedatangan calon presiden ini dalam rangka melakukan silaturahmi. Ia sendiri yang menyambut capres 2024 dari PDIP tersebut.
Berita Terkait
-
Pesan Mustasyar NU Ke Ganjar Jika Jadi Presiden: Konsep Islam Nusantara Diteruskan, Kalau Perlu Diekspor
-
Disuguhi Ini saat Minta Nasihat ke Ketum PBNU Gus Yahya, Kaesang Ingin Berpolitik Santun Tanpa Mencela
-
HUT TNI ke-78, PDIP Harap Kekuatan Pertahanan Negara Dibangun dengan Cara Pandang Geopolitik
-
Usai Bertemu Puan, Kaesang Sebut PSI Buka Diri Jika Diajak Dukung Ganjar
-
Bungkam Soal Pertemuan Kaesang Pangarep dan Puan Maharani, Gibran: Itu Silaturahmi Elite Politik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas