Suara.com - Sosok Cinta Mega tengah jadi perbincangan karena jadi calon anggota legislatif (caleg) Partai Amanat Nasional (PAN). Sebelumnya dia merupakan anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP namun resmi dipecat setelah kedapatan bermain slot saat rapat paripurna.
Lantas siapa Cinta Mega sebenarnya? Simak penjelasan tentang profil, biodata dan kontroversi Cinta Mega yang nyaleg lewat PAN setelah dipecat PDIP berikut ini.
Profil Cinta Mega
Cinta Mega lahir di Jakarta pada 7 September 1963 sehingga kini berusia 60 tahun. Cinta Mega memiliki suami yang berprofesi sebagai pengusaha bernama Stanny Rompas. Keduanya memiliki 3 orang anak yang diberi nama Syarif Peter Rompas, Angelica Maria Rompas, dan Daniel Rompas. Mereka tinggal di Jakarta Barat.
Sebelum dipecat, Cinta merupakan satu dari 25 anggota DPRD DKI yang berasal dari Fraksi PDIP. Dia menjadi anggota DPRD setelah mengantongi 12.491 suara dari Dapil 9 DKI Jakarta. Cinta Mega merupakan anggota Komisi C yang mengurusi bidang keuangan dan aset daerah.
Sebelum bertugas sebagai anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega pernah jadi anggota Komisi E dan wakil ketua Komisi C. Di PDIP, dia pernah jadi Wakil Ketua Bidang Kesra dan Pemberdayaan Perempuan DPD PDI-P DKI Jakarta. Selain itu dia sempat jadi Bendahara DPC PDI-P Jakarta Barat.
Biodata Cinta Mega
Nama: Hj. Cinta Mega, S.H
Tempat, tanggal Lahir: Jakarta, 7 September 1963
Usia: 60 tahun
Agama: Islam
Suami: Stanny Rompas
Anak: 3
Pendidikan: Sarjana Hukum
Profesi: Politisi
Partai: PAN
Instagram: @cinta.megaa
Kontroversi Cinta Mega
Baca Juga: Setahun Jabat Pj Gubernur DKI, Begini Evaluasi dari PDIP untuk Heru Budi
Ketika menjabat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, Cinta Mega pernah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Pulogebang terkait beberapa aliran keuangan pada April 2023 lalu.
Paling jadi sorotan ketika Cinta Mega dipecat dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi C di DPRD DKI Jakarta usai kedapatan bermain game judi slot di tengah rapat paripurna. Dalam layar tablet tampak video permainan yang menyerupai permainan judi slot. Namun Cinta Mega membantahnya.
"Itu 'Candy Crush'. Kan saya taruh di meja, bukan dimainkan. Kan saya tidak mainkan, coba tanya sama teman-teman, " ujar Cinta ketika itu.
Walau demikian, Cinta Mega sampai saat ini masih menerima gaji sebagai anggota DPRD DKI Jakarta meski telah diberhentikan dari PDIP. Hal itu karena hingga kini pengganti antar-waktu (PAW) Cinta Mega sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 belum dilantik.
Kekinian Cinta Mega kembali mendaftarkan diri sebagai caleg DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2024. Dia maju menjadi calon wakil rakyat dari PAN.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
MA Kabulkan Uji Materi soal Keterwakilan Caleg Perempuan, KPU Tak Akan Revisi PKPU
-
Setahun Jabat Pj Gubernur DKI, Begini Evaluasi dari PDIP untuk Heru Budi
-
Padahal Dipecat dari PDIP Gegara Main Judi Slot, Cinta Mega Malah Nyaleg Lewat PAN Usai Janji Mau Tobat
-
Megawati Dikunjungi Rombongan Ulama Besar Mesir di Kediaman, Apa yang Dibahas?
-
Siapa Maruarar Sirait? Orang PDIP Inisiator 'Network for Ganjar' yang Fotonya Mendadak Dihapus Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan