Suara.com - Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto disarankan meminta izin kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, bila mau menggandeng Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres pada Pilpres 2024.
Permintaan izin mengambil Gibran itu harus disampaikan kepada Megawati lantaran Gibran tercatat masih sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih. Hal itu disampaikan eks kader PDIP Budiman Sudjatmiko ketika menghadiri perayaan ulang tahun ke-72 Prabowo di Jalan Kertanegara Nomor IV, Jakarta Selatan.
Budiman yang kini berada di kubu Prabowo itu menilai jika sudah izin ke Megawati maka Prabowo tidak harus izin ke Presiden Jokowi.
"Jadi by regulation, per regulasi tentu Mas Gibran dalam hal ini ya berarti Pak Prabowo, kalau memang Pak Prabowo mau ambil Mas Gibran, bukan tanya pada bapaknya tapi tanya kepada ketumnya, Bu Megawati Soekarnoputri, saya pikir itu ya," kata Budiman, Selasa (17/10/2023).
Komunikasi dengan Jokowi kata Budiman, bisa dilakukan Prabowo hanya sebatas mengkonsultasikan. Sementara untuk izin, Prabowo tetap menanyakannya kepada Megawati.
"Saya kira justru yang paling dekat adalah Pak Prabowo bertanya kepada ketumnya Mas Gibran, yaitu PDIP, yaitu Megawati Soekranoputri. Menurut saya Pak Jokowi tidak dalam layak atau tidak ditanya, yang ditanya ketumnya atau wasekjen atau apalah," kata Budiman.
Berita Terkait
-
Putusan MK Dianggap Muluskan Gibran Jadi Cawapres, PSI Kota Bekasi Belum Putuskan Dukungan: Nanti Ya, Ojo Kesusu
-
Yusril Tegaskan PBB Tetap Solid Dukung Prabowo Meski Gandeng Gibran Jadi Cawapres
-
Ultah ke-72, Begini Harapan Prabowo Subianto dan Doa dari AHY
-
Putusan MK Muluskan Jalan Gibran Jadi Cawapres, Nelayan Ketapang Pesawaran Syukuran Bagi Hasil Tangkapan Gratis
-
Bareng Istri Ikut Rayakan Ultah Prabowo di Kertanegara, Doa AHY: Semoga Beliau Jadi Presiden
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci