Suara.com - Berbagai lembaga survei menunjukkan elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir begitu tinggi sehingga layak menjadi cawapres. Saat ini, tinggal tersisa satu kandidat capres yang belum meminang pendamping, yakni Prabowo Subianto.
Pengamat Politik Universitas Indonesia, Meidi Kosandi mengatakan, Prabowo bisa mempertimbangkan Erick Thohir menjadi cawapresnya, sebab capaian elektabilitas yang dimiliki Ketum PSSI itu diatas rata-rata kandidat lain.
"Dilihat dari elektabilitas Erick Thohir sangat tinggi yang menunjukkan ia dikenal publik reputasi baik," kata Meidi, Rabu (18/10/2023).
Merujuk pada survei Poltracking Indonesia periode 3-9 September 2023, Erick Thohir masuk ke posisi teratas pada simulasi 10 nama cawapres di Pilpres 2024.
Eks Presiden Inter Milan ini mendapat skor elektabilitas sebesar 19 persen. Ia sukses mengungguli Menteri Parekraf Sandiaga Uno sebesar 15,7 persen dan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebesar 12,4 persen.
Sementara dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 5 hingga 13 Juni 2023, elektabilitas Erick Thohir berhasil mengungguli deretan nama tokoh potensial lainnya. Ketua Umum PSSI ini mendapatkan skor elektabilitas sebesar 15,5 persen.
Tingginya capaian elektabilitas ini menggambarkan bahwa publik menilai sosok Erick Thohir sebagai pejabat dengan reputasi baik.
"Erick Thohir telah menunjukkan kerja yang hasil kemajuan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya," ungkap Meidi.
Ada banyak kerja konkret Erick Thohir yang telah di torehkan selama ia menjadi pejabat negara. Salah satunya kenaikan laba bersih Kementerian BUMN selama dinahkodai oleh Erick Thohir.
Baca Juga: Harta Kekayaan Mahfud MD Hampir Rp 30 Miliar: Ada Aset Tanah dan Bangunan Hingga Mobil Alphard
Pada tahun 2022 Kementerian BUMN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 303 triliun dan membagikan dividen sebesar 80 triliun ke negara.
Hal inilah yang membuat Erick Thohir layak dipertimbangkan menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
"Peluang bagi Erick Thohir sebagai Cawapres Prabowo Subianto tentu ada. Ini jadi modal kuat sebagai cawapres tepat untuk prabowo," tuturnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Langkahnya Jadi Cawapres Ganjar Kelewat Mulus, Mahfud MD: Gak Pakai Uang Sepeser Pun
-
Tak Mengundurkan Diri dari Kursi Menteri, Mahfud MD Ngaku Bakal Ambil Cuti Saat Kampanye Cawapres
-
Harta Kekayaan Mahfud MD Hampir Rp 30 Miliar: Ada Aset Tanah dan Bangunan Hingga Mobil Alphard
-
Annisa Pohan Tenteng Tas Chanel Limited Edition Rp 132 Juta Saat Hadir Ultah Prabowo Subianto, Serasi Dengan AHY
-
Minta Jurnalis Tanyakan ke Jokowi Arah Dukungannya di Pilpres 2024, Puan Maharani: Saya Juga Mau Tahu Jawabannya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024