Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah memberikan pernyataan terkait pencalonan Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan, Gibran harus mantap memutuskan untuk mengambil kesempatan tersebut.
Menurutnya, Gibran tidak bisa menyangkal bahwa dirinya merupakan seorang anak presiden. Meski suka atau tidak, pada akhirnya aura kepemimpinan keluarganya akan masuk kepada dirinya.
"Siapa kita dan kita lahir dari keluarga siapa itu tidak bisa kita tolak, dia tidak pernah minta lahir menjadi anak seorang presiden," ungkap Fahri Hamzah dikutip melalui kanal Youtube Total Politik, Sabtu (21/10/2023).
"Dan akhirnya disukai atau tidak aura dari kepemimpinan keluarganya itu masuk juga kepada dia. Itulah yang menyebabkan dirinya ada orang mencalonkan dia menjadi wali kota, jadi disatu sisi dia nggak bisa menghindar sebagai anak presiden," tutur Fahri.
Yang kedua, kata dia, sejarah politik meletakan Gibran untuk satu peran. Dan dia mengatakan peran itu harus datang dari hatinya sendiri.
"Yang kedua, sejarah meletakkan dia untuk satu peran dan untuk memilih peran itu memang harus datang dari hatinya sendiri yang kuat," katanya.
Dia mengusulkan agar Gibran memerangi rekonsiliasi di Indonesia. Dia menilai, Gibran harus bisa mengajak kaum muda agar tidak memelihara pertengkaran.
"Dan kalau saya boleh mengusulkan perang itu namanya rekonsiliasi, dialah yang harus mengajak kaum muda Indonesia yang sekarang ini suka bertengkar, saya kira itu saran saya kepada Mas Gibran," lanjutnya.
Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa mengambil kesempatan menjadi cawapres merupakan pilihan sejarah politik yang harus diputuskan secara matang oleh Gibran. Karena Gibran akan melangkah kedepan sendiri.
"Itu adalah pilihan sejarah dia dan dia yang harus memutuskan dan dia harus secara mantap memutuskan itu, krn dia akan melangkah depan sendiri," imbuhnya. (Kontributor: Ayuni Sarah)
Baca Juga: Apa Yang Terjadi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo? Denny JA: Isu Dinasti Politik Akan Terus Hidup
Berita Terkait
-
Apa Yang Terjadi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo? Denny JA: Isu Dinasti Politik Akan Terus Hidup
-
PBB: Prabowo-Gibran Daftar KPU Hari Rabu Tanggal 25 Oktober
-
Singgung Kawan Jadi Lawan, Puan Maharani: Kita Harus Antisipasi Hal Tersebut
-
Dinilai Paket Lengkap, Ketua Partai Golkar Sragen Antusias Sambut Duet Prabowo Subianto-Gibran
-
Puan Akui Gibran Izin Ikut Pilpres 2024, Tapi Masih Berstatus Jurkam Ganjar-Mahfud
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan