Suara.com - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menanggapi perihal kabar Gibran Rakabuming yang akan menjadi cawapres Prabowo Subianto. Dia menilai apabila Gibran maju menjadi cawapres Prabowo, maka isu dinasti politik akan terus hidup.
"Apa yang terjadi jika pada akhirnya Gibran Rakabuming dipilih menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto? Bisa kita duga setelah ini maka isu dinasti politik akan dihidupkan," ungkap Denny JA melalui unggahan video di akun Twitter (atau X) pribadinya.
Menurutnya, memang hal tersebut menjadi salah satu cara menyerang dan mengecilkan imej Gibran sendiri. Namun boleh jadi, permainan politik itu tak akan panjang usianya.
"Sebagian memang inilah cara untuk menyerang Gibran dan mengecilkan imej padanya. Namun bisa duga bahwa politik ini tak akan panjang usianya karena memang di negara demokrasi dinasti poltik itu hal yang biasa saja," tuturnya.
Dia menambahkan, hal tersebut merupakan prinsip demokrasi yang berlaku persamaan hak semua warga negara. Dia menyebut, anak presiden sekalipun tidak boleh didiskriminasi.
"Mengapa ini biasa saja, karena inilah prinsip demokrasi, dalam prinsip demokrasi berlaku prinsip persamaan hak semua warga negara sama haknya tidak boleh didiskriminasi walau dia anak petani ataupun anak presiden," katanya.
Juga, dalam sistem demokrasi tidak ada larangan bagi siapapun untuk menjadi pejabat pemerintahan maupun pemimpin nasional.
"Juga dalam sistem demokrasi konstitusi sebagai aturan main yang tertinggi tak ada larangan di sana bagi siapapun anak presiden, gubernur, walikota untuk menjadi pemimpin nasional,"
Dia menyebut, pada akhirnya rakyat lah sebagai penentu putusan. Lebih memilih sosok tersebut atau tidak.
"Dan memang juga karena nanti akhirnya penentuannya adalah ada pemilu rakyatlah yang memilih yang menentukan memilih itu atau tidak," imbuhnya. (kontributot: Ayuni Sarah)
Baca Juga: PBB: Prabowo-Gibran Daftar KPU Hari Rabu Tanggal 25 Oktober
Tag
Berita Terkait
-
PBB: Prabowo-Gibran Daftar KPU Hari Rabu Tanggal 25 Oktober
-
Gibran Resmi Diusung Jadi Cawapres, Kediaman Prabowo Malam Ini Masih Sepi
-
Singgung Kawan Jadi Lawan, Puan Maharani: Kita Harus Antisipasi Hal Tersebut
-
Dinilai Paket Lengkap, Ketua Partai Golkar Sragen Antusias Sambut Duet Prabowo Subianto-Gibran
-
Puan Akui Gibran Izin Ikut Pilpres 2024, Tapi Masih Berstatus Jurkam Ganjar-Mahfud
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
-
Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas