Suara.com - Aminuddin Ma'ruf yang merupakan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan ingin menjadi bagian dari tim pemenangan capres-cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
"Ya, Saya mau fokus membantu tim pemenangan capres-cawapres, agar tidak ada konflik kepentingan," kata Aminuddin.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana mengonfirmasi pengunduran diri Aminuddin Ma'ruf. Dirinya menuturkan Aminuddin telah mengajukan pengunduran diri sejak Senin (23/10/2023).
"Mas Aminuddin akan menjadi bagian dari tim pemenangan capres-cawapres pada Pemilu 2024," ucap Ari.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Aminuddin Ma'ruf sebagai staf khusus presiden pada 2019 dan diperkenalkan di teras Istana Merdeka, Jakarta bersama stafsus yang lain dari kalangan milenial.
Profil Aminuddin Ma'ruf
Aminuddin Ma’ruf lahir di Karawang pada tanggal 27 Juli 1986. Ia merupakan staf khusus presiden sejak 2019 dari kalangan milenial. Tugasnya adalah terkait dengan isu pesantren, mahasiswa, dan komunitas desa. Ia juga dikenal sebagai tokoh pemuda dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Sebelumnya, Aminuddin pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada tahun 2014-2017. Saat itu Ia menduduki jabatan Ketua Biro Pemberdayaan Ekonomi PMII sebelum akhirnya menjadi ketua umum.
Aminuddin Ma'ruf ternyata juga aktif di pergerakan relawan Jokowi. Hal itu terbukti saat Ia tergabung dalam organ relawan Samawi (Solidaritas Ulama Muda Jokowi).
Baca Juga: Wamen Rosan Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran, Begini Respon Kementerian BUMN
Dirinya pernah menghimpun kekuatan relawan Jokowi melalui Gerakan Nusantara Bersatu yang digelar di Gelora Bung Karno. Acara tersebut dihadiri lebih dari 150 ribu orang yang menyatakan manut komando Jokowi untuk 2024.
Selama menjabat sebagai Stafsus Jokowi, pria lulusan Universitas Negeri Jakarta ini terus melakukan komunikasi strategis dengan Organisasi Kepemudaan seperti PMII, HMI, GMNI, BEM, KAMMI, IMM, dan lainnya, serta berkeliling ke beberapa pondok pesantren hingga menemui berbagai macam kelompok pemuda di pedesaan.
Aminuddin Ma'ruf juga memiliki program Kembali Pulang, untuk mendorong pemuda perantau di perkotaan agar kembali ke desanya.
Ia juga merupakan seorang pendiri Platform Kawal Sidang, Pesantren Development Project, lembaga filantrofi Bagigaji.id, dan Yayasan Ambil Peran Indonesia.
Itulah penjelasan seputar profil Aminuddin Ma'ruf, stafsus presiden Jokowi yang mengundurkan diri dan pilih menjadi timses capres.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku