Hanya memerlukan waktu dua tahun kurang, ia kemudian dimutasi sebagai Kalemdiklat Polri. Namanya bertengger sebagai calon Kapolri pada saat era kepemimpinan SBY.
Sutanto akhirnya diajukan sebagai calon tunggal Kapolri oleh SBY ke DPR. Ia kemudian dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden SBY di Istana Negara pada 2005.
Jenderal (Purn) Idham Azis
Idham Azis lahir pada 30 Januari 1963. Pria lulusan Akpol 1988 ini memulai kareirnya sebagai perwira samapta Polres Bandung di tahun 1988.
Idham Azis resmi menjabat sebagai Kapolri setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada November 2019 lalu. Ia menggantikan Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian yang telah purna tugas.
Idham menjabat sebagai Kapolri selama 14 bulan yang kemudian digantikan oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilantik pada 27 Januari 2021.
Sebelum menjadi Kapolri, Idham sempat menduduki berbagai posisi penting di kepolisian. Idham Azis pernah menjabat sebagai Kadiv Propam Mabes Polri lalu kemudian diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya. Setelah itu, Idham diangkat menjadi Kepala Bareskrim Polri pada Januari 2019.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024 Wali Kota Depok Minta Warga Jaga Kondusifitas, Mohammad Idris: Semua Calon Soleh
Berita Terkait
-
Jelang Pemilu 2024 Wali Kota Depok Minta Warga Jaga Kondusifitas, Mohammad Idris: Semua Calon Soleh
-
Sehabis Tes Kesehatan, Prabowo Gelar Pertemuan Bahas Struktur Tim Pemenangan Pilpres 2024
-
Ternyata Ini Alasan Nikita Mirzani Mantap Pilih Prabowo-Gibran
-
Bagaimana Nasib Gibran di PDIP? Puan Maharani Bocorkan Ini
-
Profil dan Biodata Pratikno, Diduga Sosok Penting di Balik Pencalonan Gibran sebagai Cawapres Prabowo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam