Suara.com - Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al-Habsyi mengatakan, Koalisi Perubahan akan segera mengumumkan daftar nama Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
"Itu (daftar nama) sudah di titik-titik akhir pembicaraan, mungkin dalam pekan-pekan ini sudah keluar," kata Sekretaris Jenderal PKS usai menghadiri diskusi yang digelar di Jakarta, Minggu (29/10/2023).
Menurut Aboe Bakar, bahwa daftar nama yang memperkuat Timnas AMIN juga terdiri dari tim pemenangan yang lebih dulu dibentuk dengan nama Badan Pekerja Anies-Imin disingkat Baja AMIN.
"Nama ini (anggota Timnas AMIN) masih tetap dikuasai tim Baja, nanti sebentar lagi tim Baja ke tim pemenangan nasional," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Dia mengungkapkan bahwa pengumuman daftar anggota Tim Pemenangan Nasional (Timnas) AMIN akan segera disampaikan kepada publik.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menyatakan bahwa ada empat komponen yang memperkuat Tim Pemenangan Nasional (Timnas) AMIN.
"Kami menyusun ini tidak hanya partai pengusung, tetapi setidak-tidaknya ada empat komponen yang kami coba himpun: partai, relawan, profesional, dan tentu keempat seperti yang teman-teman bilang tadi tokoh-tokoh masyarakat," kata Willy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10).
Menurut Willy, Badan Pekerja Anies-Imin (Baja AMIN) adalah tulang punggung dalam Tim Pemenangan Nasional.
Sejumlah nama tokoh-tokoh publik, kata Willy, akan masuk dalam struktur Timnas AMIN, yang sebelumnya direncanakan diumumkan kepada publik pada 25 Oktober lalu.
Baca Juga: Dukung Anies-Muhaimin, Amin Muda: Visi Misinya Paling Mewakili Kamu Muda
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat.
Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Sedangkan pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan masa kampanye pemilu yang akan berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Anies-Cak Imin Serukan Semangat Perubahan ke Warga Jember: Suasananya Penuh Ketidakadilan
-
Dukung Anies-Muhaimin, Amin Muda: Visi Misinya Paling Mewakili Kamu Muda
-
Target Tinggi Cak Imin Menang Di Jatim-Jateng Dan Jabar: Apalagi Di Jakarta, Sudah Aman Suaranya
-
Tak Baper Diroasting, Anies Baswedan Malah Lawan Balik: Selamat Malam Orang-Orang yang Tidak Memilih Saya
-
Mengenal Bahasa Walikan yang Dipakai Ganjar dan Anies
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123