Suara.com - Calon presiden Ganjar Pranowo memiliki jurus jitu untuk mendorong kalangan muda untuk menggeluti bisnis di bidang pertanian. Menurut Ganjar, salah satu caranya yakni menjadikan koperasi sebagai instrumen untuk memenuhi segala kebutuhan para petani.
"Dibuat koperasi, buat koperasi petani, tenanan (beneran) ora fiktif (enggak bohong), diurus profesional, nganggo (menggunakan) cara berbisnis yang baik. Koperasi dari, oleh, untuk anggota," kata Ganjar saat merespons atas keluhan masyarakat khususnya para petani di kawasan Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, dikutip Jumat (17/11).
Menurutnya, untuk bisa menjalankan koperasi memerlukan manajemen yang profesional agar dapat bersaing secara sehat di pasar.
Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah menambahkan koperasi juga dipegang oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan keahlian dalam bidangnya masing-masing.
Menurut Ganjar, jika hal-hal itu dalam koperasi itu bisa dijalankan dengan baik, maka kesejahteraan petani bisa tercapai sehingga bisa bisa memberikan efek positif bagi perekonomian daerah.
"Kalau koperasi itu bisa kita kembangkan, pemerintah mendampingi, nanti dibuat ekonomi sirkular," katanya.
Ganjar juga mendorong modernisasi pertanian agar memaksimalkan potensi yang ada dan mendorong anak muda agar bertani.
Tak hanya itu, Ganjar juga menegaskan perlunya satu data petani untuk memaksimalkan segala sesuatu terkait pertanian.
"Maka satu data pertanian itu penting. Malau sudah pake itu data, modern. Kalau udah modern enggak mumet. Modernisasi, digitalisasi. Maka anak muda akan seneng. Kalau enggak, anak muda bisa jadi enggak mau bertani ke depannya," bebernya.
Baca Juga: Adu Kuat Visi-Misi Anies, Ganjar dan Prabowo, Siapa Unggul?
Berita Terkait
-
Adu Kuat Visi-Misi Anies, Ganjar dan Prabowo, Siapa Unggul?
-
Kecurangan Ini Disebut Sudah Biasa, Terungkap Pengakuan PNS Diminta Menangkan Ganjar
-
Ungkap Sumber Dana Anies - Cak Imin, Sudirman Said: Bukan dari Penyumbang, tapi...
-
Sudirman Said Sebut Banyak Tokoh Dukung Anies-Cak Imin, Tapi Ogah Masuk Timnas AMIN
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar