Suara.com - Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengatakan bahwa Pulau Jawa merupakan kunci kemenangan pihaknya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Pernyataan itu disampaikan Arsjad dalam pengarahannya di acara Rakornas Organ Relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa bertajuk 'Memastikan Tahapan Penyelenggaraan Pemilu yang Jujur, Adil, Langsung, Umum, dan Rahasia' di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Senin (27/11/2023).
"Ibu dan Bapak saudara-saudaraku sekalian, kebetulan seluruh relawan di sini adalah relawan Se-Pulau Jawa. Maka bisa saya katakan, secara objektif dan secara subjektif, Jawa adalah kunci, kunci pemenangan Pilpres 2024," kata Arsjad.
Ia menyampaikan bahwa wilayah lain bukan tidak penting untuk digarap, namun harus diakui Pulau Jawa menjadi pemilik DPT terbanyak.
"Dari survei Litbang Kompas Agustus 2023 yang lalu, dukungan bagi Mas Ganjar di Pulau Jawa mencapai 69 persen, itu berarti memimpin di antara paslon-paslon lainnya. Nah kita harus mempertahankan ini, kita harus pertahankan ini, kita harus dorong lagi semangat," tuturnya.
Ia mengatakan, relawan harus fokus pada semua daerah di Pulau Jawa tak terkecuali DKI Jakarta.
"Kenapa Jakarta, pemilih daerah cenderung mengikuti apa yang terjadi di Jakarta. Karena dipenuhi oleh basis lawan, kt harus optimis, kita harus rebut, rebut jakarta. Kita harus memenangkan 71 persen di jakarta, bisa? Harus. Lalu di Jawa Barat, Jawa Barat punya total pemilih tertinggi se-Indonesia," tuturnya.
"Jawa Timur sebagai provinsi dengan penduduk tertinggi kedua, sudah hampir bisa kita kuasai, tetapi kita harus juga bertempur di Madura, di Probolinggo, di Situbondo, perlu diingat Madura itu adalah daerahnya Prof Mahfud, jadi mutlak kita harus menangkan daerah tersebut," imbuhnya.
Selain itu, Jawa Tengah juga, kata dia, penting untuk dimenangkan. Terutama mencapai target 72 persen suara. Kemudian Banten dengan tipikal yang unik di mana pemilih swing voters juga harus dikuasai.
Baca Juga: Ganjar Mulai Kampanye di Merauke, Mahfud dari Sabang tapi Izin Cuti dari Jokowi Masih Diproses
"Waktu kita tinggal 79 hari lagi. Pergerakan kita ini tinggal 79 hadi lagi, pergerakan TPN relawan dan aset pendukung lainnya harus terintegrasi maksimal. Kita harus kerja cerdas, kerja keras melakukan kampanye yang taktis dan sistematis," katanya.
Berita Terkait
-
Ganjar Mulai Kampanye di Merauke, Mahfud dari Sabang tapi Izin Cuti dari Jokowi Masih Diproses
-
Hadiri Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud, Megawati Acungkan Salam Metal dari Kursi Tamu Kehormatan
-
Arsjad Rasjid di Depan Ribuan Relawan Ganjar - Mahfud: Kita Tak Cuma Lawan Paslon Lain, tapi Kezaliman yang Masif
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024