Suara.com - PDI Perjuangan makin gencar melakukan manuver terutama 'serangan' ke kubu Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Yang terbaru adalah pernyataan dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo.
FX Rudy, sapaan akrabnya, bahkan sampai menggelar jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023). Dalam kesempatan itu, ia membongkar alasan Jokowi akhirnya pisah jalan dengan PDIP.
Rudy menceritakan, keluarga Jokowi tak sejalan dengan PDIP bukan semata karena sakit hati dengan sebutan petugas partai. Bahkan, kata dia, persoalannya bukan itu.
Menurut Rudy, Jokowi berpisah dengan PDIP setelah permintaan perpanjangan masa jabatan tiga periode ditolak oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Yang pertama minta perpanjangan, minta tiga periode. Mbak Mega itu orang ataupun ketua umum yang taat dan patuh terhadap konstitusi," ujar Rudy.
Selain itu, saat masa pandemi Covid, Rudy menyebut Jokowi juga perpanjangan masa jabatan karena alasan pandemi Covid-19. Namun hal itu juga ditolak.
"Kita rakyat Indonesia harus bisa menilai bahwa Indonesia ini Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan negara kerajaan," katanya.
Rudy pun berseloroh, jika tak terima dengan sebutan petugas partai, maka dulu seharusnya Jokowi mencalonkan diri secara independen saat maju sebagai presiden.
"Kalau tersinggung menjadi petugas partai ya suruh nyalonin rakyatlah dulu waktu presiden," tegas Rudy.
Baca Juga: Dianggap Khianati Cita-cita Reformasi, Massa Mahasiswa Di Sumut Tolak Dinasti Jokowi
Berita Terkait
-
Dianggap Khianati Cita-cita Reformasi, Massa Mahasiswa Di Sumut Tolak Dinasti Jokowi
-
Antara Perubahan atau Melanjutkan Pemerintahan Jokowi? Mahfud Pilih Jalan Perbaikan
-
Caleg PDIP Ruhut Sitompul Mohon-mohon Agar Dipilih Warga di Pileg 2024, Komentar Netizen Malah Nyelekit
-
Seloroh Cak Imin Sebut Anies Harus Bersyukur Dipecat Jokowi: Namanya Mencuat-Jadi Capres, Nanti Akhirnya Jadi...
-
Grace PSI: Stop Fitnah Ibu Iriana dan Keluarga Pak Jokowi!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024