Suara.com - Selasa (12/12/2023) malam nanti digelar debat Pilpres 2024 perdana bagi tiga pasang calon capres-cawapres. Jelang debat itu, lembaga survei Poluli Center merilis survei terbarunya, salah satunya terkait elektabilitas tiga paslon.
Survei Populi Center merilis, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul atas dua paslon lain, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Diketahui, survei Populi Center ini digelar pada 28 November hingga 5 Desember 2023. Sampel responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di empat Daerah Otonomi Baru, yakni Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center kepada 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling).
Margin of Error (MoE) diperkirakan ± 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam keterangannya, peneliti Populi Center, Dimas Ramadhan menjelaskan, pasangan Prabowo-Gibran berada di atas paslon lain yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Menariknya, Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud bersaing ketat, bahkan dua pasangan ini memperoleh angka elektabilitas yang sama.
"Data menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat elektabilitas tertinggi dengan 46,7 persen. Di urutan selanjutnya pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md serta Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat angka yang sama, yakni sebesar 21,7 persen," kata Dimas Ramadhan dalam paparannya, Senin (11/12/2023).
Berikut elektabilitas 3 pasangan capres dan cawapres versi survei Populi Center:
Baca Juga: Berada di Urutan Buncit Hasil Survei Kompas, Kampanye Ganjar-Mahfud Tidak Kreatif?
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 46,7%
Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 21,7%
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 21,7%
Belum memutuskan: 8,1%
Menolak menjawab: 1,8%
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Debat Perdana, Apa Saja Persiapan Anies, Prabowo dan Ganjar?
-
Riset Ipsos: Pemilih Jokowi Juga Pengaruhi Merosotnya Elektabilitas Ganjar-Mahfud, Kok Bisa?
-
Jam Berapakah Debat Perdana Pilpres 2024 akan Dimulai? Cek Lengkapnya di Sini
-
Gubernur Jatim Khofifah Merapat Dukung Prabowo-Gibran? Ini Jawabannya
-
Sebelum Masuk Ponpes Luhur Al-Tsaqafah, Said Aqil Siradj Tunggu Gibran Lepas Sepatu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan