Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD, menegaskan fokus pasangan Ganjar-Mahfud adalah memberantas korupsi terutama dalam bidang investasi. Ia menegaskan, hal itu lantaran ada yang takut jika dirinya jadi Cawapres.
Hal itu disampaikan Mahfud dalam pemaparan visi misinya di acara debat cawapres Pilpres 2024 di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023) malam.
Mahfud mengatakan ada sebagian pengusaha dan para investor bertanya apakah jika Mahfud jadi wapres maka para pelaku usaha takut ditangkap karena tegas berantas korupsi. Namun, itu semua dibantah usai Mahfud bicara kembali oleh para pelaku usaha.
"Maka kuncinya adalah bagaimana kita memberantas korupsi. Lalu ada yang tanya kepada saya "Bapak kalau bapak jadi wakil presiden, orang takut ditangkap" ," kata Mahfud.
"Saya panggil para ekonom dan pelaku usaha, apakah betul anda takut kepada saya kalau saya wapres? "Tidak Bapak, justru kami perlu seorang penegak hukum seperti bapak," sambungnya.
Mantan Ketua MK itu mengklaim jika dirinya dibutuhkan para pelaku usaha, lantaran ketika para pelaku usaha berinvestasi selalu diperas.
"Karena apa? karena kalau kami mau berinvestasi di Indonesia ini diperas, mau berusaha ini diperas". "Kalau kami bayar padahal diperas, lalu ketawan kami ditangkap. Katanya kami menyuap" Itulah Indonesia ini pada saat ini," tuturnya.
Melihat hal tersebut Mahfud menegaskan jika pemberantasan korupsi yang tegas diperlukan kekinian.
"Oleh sebab itu, kita harus lawan korupsi, menggunakan istilah anak muda Hai koruptor kutabrak, Hai Wir, Mundur kau Wir," pungkasnya.
Baca Juga: Gibran Janji Galakkan Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Gibran Sebut Indonesia Alami Pertumbuhan Resilient di Rata-rata 5 Persen
-
Janji Surga Gibran Mau Bawa Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income Trap
-
Di Debat Cawapres Mahfud Bicara Soal Pengusaha Mau Investasi di Indonesia Diperas
-
Gibran Janji Galakkan Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa
-
Klarifikasi Ucapan Mahfud Ngaku Tak Baca Semua Materi Debat, Hasto Ungkit Emosi Prabowo: Sampai Keluar 'Etik Ndasmu '
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024