Suara.com - Calon Wakil Presiden RI Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah ke depan harus membuat peraturan yang adil untuk rakyatnya.
Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini menyebut orang kaya nantinya tidak boleh menghambat orang-orang yang tergolong miskin untuk bisa menjadi kaya ketika dirinya terpilih.
Muhaimin menyebut hal tersebut merupakan poin dari salah satu visinya terkait dengan keadilan, pemerataan, dan kesetaraan. Maka dari itu, dia pun berencana memperbaiki sistem yang tidak adil menjadi adil.
"Pemerintah harus membuat aturan yang adil, tidak menguntungkan segelintir orang," kata Muhaimin dalam kegiatan Peresmian Markas KAM1 di Tangerang, Banten, Rabu (27/12/2023).
Ketum PKB ini kemudian menyebut salah satu hal yang disoroti untuk menciptakan keadilan, di antaranya soal petani dan nelayan.
Pemerintah kata dia, harus menjamin pupuk tersedia untuk petani dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mudah didapat bagi nelayan kurang mampu.
"Petani kita yang punya jasa menyediakan makan kita itu mengeluh, berproduksi tidak bisa baik karena tidak ada pupuk. Ini harus diubah," kata Muhaimin.
Selain itu, dia juga berjanji akan mengatasi permasalahan pengangguran dengan mengalokasikan 5 persen APBN untuk menopang generasi muda yang mau berbisnis.
"Kalau yang muda-muda kaya, insyaallah keluarga juga kaya," ucap Muhaimin.
Baca Juga: Keluarga Besar HMI Deklarasi Dukungan untuk AMIN, Anies Optimistis Bisa Bawa Perubahan
Lebih lanjut, Cak Imin kemudian mengajak warga Tangerang untuk mencoblos pasangan calon nomor urut 1 di tempat pemungutan suara pada tanggal 14 Februari mendatang.
"Mencoblos nomor 1 untuk rakyat Indonesia supaya perubahan terjadi, rakyat makmur sejahtera," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang Debat Ketiga, Pengamat: Moderator Harus Keluar dari Peran sebagai Time Keeper
-
Andika Perkasa Berikan Masukan Khusus untuk Ganjar di Debat Ketiga, Ini Isinya
-
Keluarga Besar HMI Deklarasi Dukungan untuk AMIN, Anies Optimistis Bisa Bawa Perubahan
-
Soal Kemungkinan Tegur Gibran karena Provokasi Keriuhan Pendukung Saat Debat, KPU: Lihat Besok
-
Buntut Gibran Cecar SGIE ke Cak Imin, Moderator Debat KPU Bakal Diarahkan Begini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta
-
Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai
-
Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
-
MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal