Suara.com - Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka blusukan ke gang-gang di Kelurahan Warakas, Jakarta Utara. Sepanjang perjalanan, teriakan dukungan untuk pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran terus terdengar.
Gibran menyusuri empat gang. Ia turun dari kendaraan di depan gang 16, RT 07 RW 13. Emak-emak langsung berebut berfoto bersama Gibran.
Gibran sempat berdialog dengan kader partai pendukung dan relawan yang saat bersamaan sedang menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di gang 16.
Di tempat itu, tiba-tiba seorang bapak mengambil pengeras suara dan mengajak warga mendoakan Prabowo-Gibran agar sukses mengikuti Pilpres 2024. Gibran mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan warga. Ia kemudian melanjutkan perjalanan menyusuri gang.
Gibran membagikan buku dan susu kepada emak-emak. Antusiasme warga menyambut Gibran tak terbendung. Perjalanan Gibran sempat terhenti, karena warga yang mengajaknya foto bersama sangat banyak.
Gibran kemudian masuk ke gang sempit, ukuran sekira 1 meter. Di tengah gang, warga sudah menyiapkan kopi, teh, singkong rebus untuk ngopi bareng Gibran.
Sekira 10 menit Gibran duduk dan berdialog dengan warga. Tanpa pengeras suara. Semua berjalan secara natural. Gibran tak bisa duduk lebih lama karena tahu warga yang menunggunya di setiap sudut gang sangat banyak.
“Ini acara bertemu dan silaturahmi dengan warga saja. Tadi juga ada pemeriksaan kesehatan gratis,” kata Gibran kepada wartawan, Selasa (16/1/2024).
Mitha, warga Sungai Bambu, Tanjung Priok, mengaku sengaja datang ke Warakas karena ingin melihat Gibran secara langsung. Ia juga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis untuk anaknya berusia 2 tahun yang menderita stunting.
Baca Juga: Soal Isu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Bergabung, Fahri Hamzah: Mustahil
Mitha berharap bisa menyampaikan aspirasi ke Gibran. “Anak saya kena stunting. Makan mau tapi berat dan tinggi badannya tidak bertambah,” ujar Mitha.
Sambil mengusap mata, Mitha bercerita anaknya yang pertama berusia 4 tahun juga menderita stunting. Ia menanggung beban seorang diri. Suaminya pergi tanpa pamit entah ke mana.
“Saya berharap dapat bantuan dari pemerintah. Anak saya harus minum susu khusus yng harganya mahal,” ujar Mitha.
Mitha mengaku mendukung Prabowo-Gibran. Ia berharap program penanganan stunting yang selama ini diangkat Prabowo-Gibran benar-benar bisa terealisasi.
“Saya dukung program pengentasan stunting supaya masyarakat yang ada masalah stunting dapat bantuan,” katanya.
Berita Terkait
-
Relawan Aksi Sahabat Gibran Lakukan Simulasi Program Makan Siang Gratis di Semarang dan Yakin Bisa Diterapkan
-
Pilih Dukung Prabowo, 3 Politisi Elite Ini Rela Keluar dari PDIP
-
Belum Menikah, Siapa Kekasih Didit Prabowo? Fokus Karier atau Belum Move on dari Velove
-
Gibran Mau Jadi Trending di Debat Cawapres? Ini 3 Kostum yang Bisa Dipakai: Kaos Inul atau Boruto
-
Soal Isu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Bergabung, Fahri Hamzah: Mustahil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan