Suara.com - Pemasangan alat peraga kampanye atau APK berupa baliho yang semraut kembali mencelakai pengendara sepeda motor di Jalan Raya.
Kali ini, baliho calon anggota legislatif DPR RI ambruk di jalan Daan Mogot, Jakarta Barat hingga menimpa seorang pengendara motor.
Dalam video yang beredar, baliho caleg berukuran besar menimpa seorang pria yang menggunakan jaket ojek online di jalur TransJakarta.
Beberapa pengendara lainnya juga terlihat membantu korban yang tertimpa baliho dan menyingkirkan baliho yang diduga ambruk karena diterpa angin kencang.
Bukan hanya baliho, nampak pula sejumlah bendera Partai Gerindra yang terpasang di pinggir jalur TransJakarta.
Menanggapi itu, Anggota Bawaslu DKI Jakarta Benny Sabdo menilai pemasangan APK tidak boleh dilakukan di jalur bus TransJakarta.
"Tidak diperbolehkan masang APK di jalur TransJakarta karena bisa membahayakan lalu lintas perjalanan transportasi publik tersebut," kata Benny kepada wartawan, Sabtu (20/1/2024).
Untuk itu, dia mengimbau peserta Pemilu 2024 untuk menertibkan pemasangan APK agar tidak merugikan warga dan pengguna jalan.
"Mohon peserta pemilu tertib, menjaga estetika kota sekaligus keselamatan warga," tandas dia.
Baca Juga: Gibran Ungkit Singkatan Jelang Debat Keempat, Kaesang Pede Samsul Menang Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak