Suara.com - Antusiasme ribuan warga Pontianak menyambut capres nomor urut 2, Prabowo Subianto tidak terbendung kendati hujan mengguyur wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (20/1/2024).
Melihat situasi tersebut, Prabowo pun ikut bersemangat saat memberikan pemaparan terkait banyak hal kepada warga yang hadir. Ia mengaku bersyukur, dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Pontianak.
"Kalau kalian masih semangat, saya lebih semangat lagi," kata Prabowo dalam acara 'Konsolidasi dan Silaturahmi Relawan Kalimantan Maju untuk Ibu Kota Nusantara'.
Setelah diguyur hujan, cuaca kemudian berangsur cerah. Prabowo pun salut kepada warga, terutama ibu-ibu yang tetap berdiri pada barisan depan.
"Terima kasih semangatmu, terutaman emak-emak, luar biasa. Emak-emak berdiri di panas terik, luar biasa. Kalau hujan tidak bergerak, kalau panas tidak bergerak, luar biasa," ucap Prabowo disambut suara riuh masyarakat.
Kedatangan Prabowo di Kalimantan Barat, dalam rangka silahturahmi kepada masyarakat pendukungnya jelang Pilpres 2024. Sebelum menyapa warga di Qubu Resort, Kubu Raya, Prabowo bertemu ribuan warga suku Dayak yang tergabung dalam Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).
Berita Terkait
-
Di Pontianak, Prabowo Tegaskan Hidup Nelayan Harus Sejahtera
-
Komandan TKN Prabowo-Gibran Beberkan Cara Sejahterakan Petani Indonesia, Begini Strateginya
-
3 Alasan Prabowo Bisa Menang Satu Putaran, Perpecahan PDIP Jadi Salah Satunya
-
Survei LSI: Prabowo Capres Penampilan Paling Baik di Debat Ketiga
-
Survei LSI: Elektabilitas Prabowo-Gibran Masih Unggul Dari Anies dan Ganjar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan