Suara.com - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku sudah menelepon Co-Captain Timnas AMIN, Thomas Lembong usai debat cawapres, Minggu (21/1) malam.
"Sudah, sudah (telepon) nyambung," kata Cak Imin di Depok, Jawa Barat, Senin (22/1/2024).
Dalam kesempatan itu, Cak Imin bertanya kepada pria yang kerap disapa Tom Lembong tersebut perihal namanya disebut beberapa kali oleh cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dalam cawapres.
Tom Lembong mengaku tidak mengetahui alasan Gibran beberapa kali menyebut namanya.
"Ya saya bilang 'apa hubungannya anda ditarik-tarik di sini. Dia (Tom Lembong) bilang 'saya juga enggak tahu ini, tiba-tiba narik-narik kita," jelas Cak Imin.
Kepada Cak Imin, Tom Lembong mengatakan telah bekerja untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), ayah Gibran, selama bertahun-tahun.
"Tapi dia bilang Tom Lembong ini, 7 tahun lah melayani Pak Jokowi sebetulnya," lanjut Cak Imin.
Ikut Disindir Gibran
Sebagai informasi, nama Thomas Lembong beberapa kali disebut-sebut oleh Gibran saat mengkritik jawaban Cak Imin dalam debat cawapres.
Baca Juga: Cak Imin: Gimik Gibran Tak Ada Artinya, Silakan Masyarakat Menilai
Saat itu, Gibran menyinggung nama Thomas Lembong ketika mengajukan pertanyaan kepada Cak Imin soal LFP. Bahkan, Gibran menuding Cak Imin menyontek catatan yang ditulis oleh Thomas Lembong.
Terkait debat, Cak Imin merasa telah memaparkan substansi sesuai tema debat, pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.
“Jadi debat yang menurut saya substansinya sudah saya sampaikan. Tinggal rakyat menilai. Saya sungguh merasa krisis iklim sudah dalam level tidak boleh dianggap biasa-biasa saja,” kata Cak Imin di JCC, Jakarta Pusat, Senin malam.
“Kita harus ada langkah extraordinary agar bencana iklim, kerusakan lingkungan, bencana longsor di mana-mana tidak terus menghampiri,” tambah dia.
Berita Terkait
-
Senjata Makan Tuan? Penggunaan Terminologi Bisa jadi Bumerang buat Gibran
-
Dianggap Receh oleh Mahfud, TKN Bela Gibran: Excellent, Dibanding 2 Paslon Lain Jauh!
-
Ulah Gibran di Debat Bikin Emosi Sang Profesor Meledak, Pakar Ekspresi: Mahfud Hilang Kendali
-
Ledek Mahfud di Debat Cawapres, Hasto PDIP: Gibran Kurang Etika, Gesturenya Memancing Emosi!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga