Suara.com - Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat untuk Keutuhan Bangsa (AMKB2) menggelar aksi kawal surat rakyat di depan Kantor Tim Kampanye Daerah (TKD) Kalimantan Barat Jln. A. Yani Gedung Zamrud untuk Prabowo Subianto & Gibran, Rabu (24/1/2024).
Ribuan mahasiswa se-Kalimantan Barat itu berkumpul untuk menyampaikan aspirasi kepada paslon Prabowo-Gibran untuk memenuhi janji-janji politik mereka selama kampanye.
Menurut Arul, koordinator aksi ini, kegiatan ini merupakan gerakan moral dari mahasiswa Kalimantan Barat untuk turut mengawal agar Pemilu berjalan damai, bermartabat dan menghasilkan kepemimpinan yang memihak pada rakyat.
"Kami yang terdiri dari lintas unsur dan lintas kampus, secara kolektif mengambil keputusan untuk menggelar aksi ini setelah melakukan koordinasi cukup panjang dan berjilid-jilid. Berdasarkan pengamatan dan diskusi panjang tersebut kami putuskan untuk secara aktif mendorong agar Pemilu berjalan damai, bermartabat dan menghasilkan kepemimpinan yang memihak pada rakyat yang bisa mengantarkan Indonesia menuju negara maju,” tutur Arul.
Lebih lanjut, Koordinator Aksi menegaskan, "Keputusan untuk menggelar aksi di TKD karena kami cermati arus besar suara rakyat mengalir ke capres Prabowo Subianto. Maka dari itu, kami berinisiatif untuk mengawal suara rakyat Indonesia yang sudah tidak terbendung mendukung ke pasangan Prabowo-Gibran dengan menuntut paslon tersebut untuk menandatangani kontrak politik."
Secara tegas Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Kalimantan Barat Untuk Keutuhan Bangsa (AMKB2) menyatakan, "Jika pasangan Prabowo-Gibran terpilih dan ternyata melakukan pengkhianatan terhadap suara rakyat Indonesia khususnya suara rakyat Kalimantan Barat, maka kami sebagai mahasiswa berkomitmen untuk melakukan aksi sebagai bentuk peringatan kepada Prabowo-Gibran untuk melunasi semua janji-janjinya kepada rakyat."
Berita Terkait
-
Bergabungnya Erick Thohir Ke Prabowo-Gibran Dinilai Bikin Takut Sejumlah Pihak, Alasannya?
-
Nobar Piala Asia, TKN Ungkap Mimpi Prabowo Timnas Indonesia Ikut Piala Dunia
-
Minta Relawan Jaga Elektabilitas Prabowo-Gibran, TKN: Jangan Terprovokasi Hal yang Bisa Menggerus
-
Burhanuddin Muhtadi: Pendukung 01 Lebih Militan, Prabowo vs Anies di Putaran Kedua
-
Tegaskan Gibran Tak Dilatih untuk Permalukan Lawan Debat, TKN: Mahfud Gegabah Ambil Kesimpulan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci