Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB
Kevin Diks membela Thom Haye yang diganjar kartu merah saat Timnas Indonesia menahan imbang Malaysia. (Cpture)
BACA 10 DETIK
  • Kevin Diks membela Thom Haye yang mendapat kartu merah saat melawan Malaysia.

  • Skuad Garuda sukses menahan imbang Malaysia 0-0 meski bermain dengan sepuluh pemain.

  • Timnas Indonesia kini mengalihkan fokus penuh untuk mengejar kemenangan besar atas Bangladesh.

Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, pasang badan untuk Thom Haye yang mendapat kartu merah saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar 60 menit setelah Thom Haye diusir wasit dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Kehilangan satu pemain membuat Timnas Indonesia harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan kedudukan. 

Konferensi Pers pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan Kevin Diks (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Meski mendapat tekanan dari Malaysia, skuad Garuda mampu menjaga gawangnya tetap bersih hingga laga berakhir 0-0.

Usai pertandingan, Kevin Diks memberikan pembelaan terhadap Thom Haye. Ia meminta publik tidak langsung menyalahkan gelandang Timnas Indonesia tersebut atas kartu merah yang diterimanya.

Menurut Diks, insiden yang terjadi bukanlah sebuah tindakan yang dilakukan Thom Haye dengan sengaja. Ia juga menilai situasi seperti itu bisa dialami oleh pemain mana pun dalam pertandingan.

"Ketika harus bermain dengan 10 orang, hal seperti itu bisa terjadi. Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya. Dengan VAR, semuanya terjadi begitu cepat," kata Diks dalam wawancara setelah pertandingan.

Diks kemudian mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya yang mampu bertahan dalam situasi sulit. 

Ia mengaku bangga melihat Timnas Indonesia tetap berjuang meski harus bermain dengan 10 pemain dalam waktu yang cukup lama.

"Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Saya tidak tahu berapa lama kami bermain seperti itu, mungkin sekitar 60 menit. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain," ucapnya.

Situasi tersebut membuat permainan Timnas Indonesia berubah setelah kartu merah Thom Haye. Skuad Garuda lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan dan menutup ruang yang bisa dimanfaatkan Malaysia.

Hasil imbang 0-0 membuat Timnas Indonesia mendapatkan tambahan satu poin dari pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Skuad Garuda selanjutnya akan menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober mendatang. Diks menegaskan bahwa tim harus segera mengalihkan fokus dan memperbaiki produktivitas pada pertandingan berikutnya.

"Cetak gol sebanyak-banyaknya. Itu saja," ujar Diks.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com