Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menghadiri acara Desak Anies di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (24/1/2024).
Menjawab tentang perlindungan terhadap profesi driver dari peserta, Anies mengungkapkan, hubungan industrial harus berlangsung secara adil.
“Ketika kita berbicara tentang profesi, kita membahas hubungan antara pemberi pekerjaan dengan pemberi jasa. Biasanya disebut hubungan industrial. Prinsip yang kami pegang dan kebijakan yang disusun akan mengambil prinsip ini, nomor satu prinsip keadilan,” ujar Anies.
Semua kontrak, kata dia, harus mencerminkan rasa keadilan. Kontrak apapun.
“Kedua, harus memberikan jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan semua jaminan relevan dengan tugasnya, sehingga dia bisa bekerja dengan tenang. Semua paket benefit itu harus diberikan,” jelas Anies.
Bagian dari tanggung jawab yang harus dikerjakan negara, ujar Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu, adalah mengawasi.
“Setiap aktivitas hubungan industrial harus memenuhi prinsip itu. Bila ada yang menyimpang, melanggar, maka harus kena sanksi. Bila kontraknya tidak mencerminkan prinsip keadilan, prinsip kesetaraan harus dikoreksi,” ucapnya.
Spesifik dengan sopir apabila di situ ada kebutuhan yang sama bagi begitu banyak orang, kata Anies, maka bukan tidak mungkin dibuatkan kebijakan khusus, supaya kebutuhan khususnya bisa terpenuhi.
“Karena ada pola kerja yang mungkin berbeda. Bantu kami memberikan beberapa poin yang perlu perhatian berbeda dengan profesi-profesi yang lain,” pungkasnya.
Baca Juga: Wawancara Prabowo dengan NewsWeek: Jenderal yang Ingin RI jadi Kekuatan Dunia
Berita Terkait
-
Kubu AMIN Ungkap Fakta Miris Usai Jokowi Bilang Presiden Boleh Kampanye: Gubernur Sumbar Izin Cuti Dipersulit
-
Anies Kampanye Akbar Di Padang Hari Ini, TKD AMIN Targetkan Raup 80 Persen Suara Sumbar
-
Muka Tom Lembong Memerah Malu Saat Kasih 'RAWR' ke Netizen, Anies Baswedan Malah Kebingungan
-
Media Asing NewsWeek Sorot Komitmen Prabowo Perkuat Pertahanan RI
-
Wawancara Prabowo dengan NewsWeek: Jenderal yang Ingin RI jadi Kekuatan Dunia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis