Suara.com - Pendakwah Rizieq Shihab atau Habib Rizieq Shihab memastikan jika dirinya tidak perlu lagi mendeklarasikan atas pilihan pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Karena menurut Rizieq, pilihan paslon sudah dilakukannya sebelum ijtimah ulama disampaikan kepada publik. Rizieq memastikan sebelum keluarnya ijtimah ulama dirinya dan keluarga sampai mantunya sudah memutuskan siapa paslon yang dipilih pada paslon 2024.
"Sebelum ijtima ulama, satu bulan, saya sudah sampaikan berkali-kali, saya sudah putuskan,"ujarnya Rizieq dalam suaran Youtube yang beredar dan viral.
Bahkan saat pernikahan anaknya, Rizieq memastikan jika dirinya dan keluarga sudah memastikan mendukung yang sejalan dengan keputusan ijtima ulama. "Jadi tidak perlu adanya deklarasi khusus," ucapnya kemudian.
Baca juga:
Baca Juga: Rayakan Imlek Bersama Komunitas Tionghoa, Anies: Kami akan Beri Kebijakan Berprinsip Kesetaraan
Rizieq memastikan kejelasan sikap dirinya, keluarga dan mantunya, dapat diketahui dari sejumlah mimbar yang dihadiri yang, juga sejalan dengan ijtima ulama. "Kami pastikan akan mendukung ijtima ulama," sambung Rizieq.
Meski demikian, mantan pentolan FPI ini memastikan partai pun tidak bisa memaksanya untuk deklarasi bersama. "Kadang-kadang orang penasaran. Tapi dengan baleho yang sudah ada di belakang sudah menjelaskan dukungan saya dan keluarga," sambung ia.
Meski demikian, mantan petinggi ormas yang pernah dibubarkan pemerintah ini mengungkapkan jika ia seorang pendakwah yang kemudian juga harus menghormati adanya yang berbeda dukungan.
"Saya boleh punya pilihan, tanpa harus menyakiti murid-murid saya yang berbeda pilihan,"ucapnya memastikan jika dari baleho yang hadir di lokasi kajiannya sudah terpasang dukungan pada salah satu paslon.
Seolah memastikan jika adanya dukungan kadang tidak sesuai dengan pemimpinnya. Dia pun mencontohkan jika ada pendukung yang membailot pada pimpinan partainya. "Itu juga dia (pimpinan partainya harus tahu diri," ucap Rizieq menyakinkan.
Berita Terkait
-
Anies Akan Kampanye Akbar di Deli Serdang Besok, Surya Paloh, Amien Rais Turut Hadir
-
Arie Kriting Unggah 'Ceramah' Ade Armando soal Pilpres 2 Putaran: Sudah di Tahap Gak Apa-apa
-
Iring-iringan Mobil Rombongan Timnas AMIN Tabrakan Beruntun di Sumenep! Bagaimana Kondisi Anies?
-
Rayakan Imlek Bersama Komunitas Tionghoa, Anies: Kami akan Beri Kebijakan Berprinsip Kesetaraan
-
PO Budiman Pasang Gambar AMIN di Bus, Ga Takut Kehilangan Pelanggan: Biarin
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan