Suara.com - Calon wakil presiden (capres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapan mengenai hasil survei LSI Denny JA posisi Prabowo-Gibran yang makin tak terkejar di daerah Jawa Barat (Jabar) dan hampir mencapai 60 persen.
Sebagai informasi, pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran dari hasil survei LSI Denny JA makin tak terkejar di daerah Jawa Barat (Jabar), dari hasil survei terbaru memperoleh 54,6 persen suara, jauh di atas dua paslon lain.
Khusus di daerah Jawa Barat, Prabowo-Gibran unggul mutlak. Sementara untuk pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) berada di tempat kedua dengan meraih 28,3 persen suara.
Baca Juga:
- Selvi Ananda dan Gibran Makan Sepiring Berdua: Duduknya Mantu Jokowi Anggun Banget
- Viral SBY Makan Mie Instan, Auranya Curi Perhatian: Ditinggal Ibu Ani, Seperti Tak Semangat
- Gibran Belum Move On Kirab Kebangsaan di Semarang, Publik: Jateng Tetap Banteng
- Alam Ganjar Jadi Sorotan Publik Saat Makan Pekmpek di Pasar Tradisional: Keluarganya Aktif Semua Ya Bun...
Sedangkan paslon nomor 3, Ganjar-Mahfud MD di wilayah Jawa Barat semakin ketinggalan. Ganjar-Mahfud dari hasil survei LSI Denny JA hanya mampu mendapatkan 9,9 persen suara.
Menurut Gibran, dirinya belum mengetahui terkait hasil terbaru survey di Jawa Barat. Namun, hasil tersebut tentunya berkat kerja keras dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jawa Barat (Jabar), salah satunya Ridwan Kamil.
"Saya malah gak tahu. Berarti ini kerja kerasnya beliau ini (Ridwan Kamil)," kata Gibran di The Hallway Space, Kota Bandung, Selasa (30/1/2024).
Gibran juga mengucapkan terima kasih kepada TKD Jabar bersama relawan, karena sudah bekerja keras untuk mengamankan suara untuk Pilpres 2024. Meski demikian, perjuangan belum berakhir karena proses pencoblosan baru akan digelar pada 14 Februari mendatang.
Selain itu, Gibran juga mengajak relawan untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pencoblosan nanti, agar Pilpres 2024 bisa berjalan dengan jujur dan adil.
Baca Juga: Sindir Kubu Lain Didukung 'Raksasa', Anies Santai: Rakyat Mau Perubahan
"Terima kasih sekali untuk kerja keras dari para-para relawan, ketua TKD Jawa Barat dan ini kita masih punya 2 minggu lagi, kita akan tetap kerja keras, kita akan tetap konsolidasi," ungkapnya.
"Yang jelas ini adalah benar-benar last minute yang sangat krusial, jadi harus benar-benar kita jaga, suaranya kita jaga baik-baik, nanti di TPS harus kita kawal juga," tegasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Sindir Kubu Lain Didukung 'Raksasa', Anies Santai: Rakyat Mau Perubahan
-
Ramai Kasus soal UKT di ITB, Presiden dan 4 Tokoh Ini Pernah Jadi Mahasiswanya
-
Ada Banteng Dikerangkeng saat Jokowi dan Prabowo Asik Makan Bakso, Inikah Pertanda Alam?
-
Respons Sejuk Mulan Jameela Pakai Ceramah Buya Yahya Usai Disebut ODGJ Gegara Beda Pilihan Capres
-
Gibran Motoran di Bandung, Marshel Widianto: Mas Motornya Ngalangin yang Lain
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan