Pihak Kementerian BUMN sendiri sudah menerima surat pengunduran yang dibuat oleh Abdee Slank pada 19 Januari 2024.
Pengunduran diri tersebut dilakukan karena ia menyatakan dukungan kepada pasangaan nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Adapun deklarasi dukungan tersebut dilakukan di markas Slank di Jalan Potlot III, Jakarta Selatan, yang dihadiri langsung oleh Ganjar dan Mahfud MD.
3. Eko Sulistyo
Pada Oktober 2023 lalu, Komisaris PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Eko Sulistyo menyatakan mundur dari jabatannya karena mendukung pasangan Ganjar-Mahfud.
Lebih dari itu, Eko Sulistyo juga ditunjuk sebagai wakil ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dalam pemilu 2024.
Sebelumnya, Eko juga pernah menjabat sebagai Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan.
Sebagai orang yang diketahui dekat dengan Jokowi, kabar mundurnya Eko menjadi perbincangan hangat di ranah publik beberapa waktu belakangan.
4. Andi Gani Nena Wea
Baca Juga: Strategi Tiki Taka Ganjar-Mahfud dengan AMIN Berbuah Blunder Elektoral
Andi Gani Nena Wea juga menyatakan mundur dari jabatannya sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen PT PP (Persero).
Mundurnya Andi karena ia juga menyatakan dukungan dan tergabung dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Andi juga mengaku bahwa dirinya mengikuti peraturan perundang-undangan yang mengharuskan komisariss BUMN mundur ketika terbagung sebagai tim kampanye salah satu paslon.
Tak lupa juga Andi mengucapkan terima kasih kepada Jokowi karena telah diberikan kepercayaan untuk memimpin PT PP dalam kurun waktu sembilan tahun.
5. Jaleswari Pramodhawardani
Selain empat orang di atas, ada juga nama Jaleswari Pramodhawardani. Ia merupakan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Staf Presiden (KSP).
Dalam keterangan persnya pada awak media, Jaleswari menyatakan resmi mundur dari jabatannya per 1 Februari 2024.
"Secara formal, proses permohonan pengunduran diri tersebut telah saya ajukan kepada Bapak Presiden melalui Bapak Kepala Staf Kepresidenan," demikian kata Jaleswari, pada Rabu (31/1/2024).
Alasan Jaleswari memilih mundur dari jabatannya adalah karena adanya perbedaan pilihan politik dengan Presiden Jokowi.
"Saya menyadari penuh bahwa saya perlu menghindari situasi dimana saya dapat dipersepsikan sebagai beban politik bagi Bapak Presiden maupun lembaga kepresidenan secara umum karena pilihan politik pribadi saya," lanjutnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Mantan Pimpinan KPK Berharap Prabowo Ikuti Jejak Mahfud MD Lepaskan Jabatan Menteri
-
Susul Petisi Bulaksumur UGM, Giliran UII Kritik Jokowi 'Indonesia Darurat Kenegarawanan'
-
Strategi Tiki Taka Ganjar-Mahfud dengan AMIN Berbuah Blunder Elektoral
-
Puji Mahfud Gentlemen usai Mundur dari Kabinet Jokowi, Hasto: Moga Menular ke Prabowo
-
Mahfud MD: Setelah Saya Resign, Apa yang Harus Saya Lakukan?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024