Suara.com - Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengaku merasa was-was menjelang debat terakhir calon presiden pada Minggu (4/1/2024). Rasa was-was itu tidak terlepas dari debat capres sebelumnya, di mana Prabowo diberi nilai 11 dari 100 atas kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan.
Diketahui nilai tersebut diberikan oleh capres nomor urut 1, Anies Baswedan dalam debat ketiga.
Adapun pengakuan Prabowo itu ia sampaikan kepada masyarakat dan para pendukungnya saat kampanye nasional bersama Partai Demokrat di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur.
"Sebentar lagi tanggal 4, tanggal 4 saya mau debat lagi nih. Aku mau debat lagi. Tapi aku, aku agak was was," kata Prabowo, Kamis (1/2/2024).
Prabowo mengaku tidak tahu akan diberi nilai berapa lagi pada debat mendatang. Ketum Partai Gerindra itu mengingat kembali perihal nilai 11 dari 100 oleh Anies.
"Debat terakhir aku dikasih nilai 11 dari 100. Aku nggak tahu, nilai berapa kali ini," kata Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan was was terkait ada anggapan bahwa dirinya yang kerap berjoget.
"Tapi saya agak was was, saya cemas karena saya dikatakan kok capres, kok capres joget joget terus sih," kata Prabowo.
Meski was was, kekinian Prabowo memiliki jawaban tersendiri untuk menanggapi anggapan terkait.
Baca Juga: Diterpa Hoax Sakit, Prabowo Joget Gemoy Bareng Puluhan Ribu Warga di Malang
"Saya, saya jawabnya begini, saya jawabnya begini, coba tunjuk dalam Undang-Undang Dasar '45, ada nggak larangan joget?" kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Jawab Sindiran Capres Demen Joget, Prabowo: Tunjuk Dalam UUD Ada Nggak Larangannya?
-
Kampanye Akbar di Malang, Prabowo Joget Bareng Denny Caknan
-
Anies Kampanye di Padang Sidempuan, Tekankan Pentingnya Penyelenggaraan Negara dengan Etika
-
Diterpa Hoax Sakit, Prabowo Joget Gemoy Bareng Puluhan Ribu Warga di Malang
-
Pasangan AMIN Bakal Hadirkan Program Contract Farming, Risiko Gagal Panen Petani Bakal Ditanggung Negara
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League