Suara.com - Jubir Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Astrio Feligent, menegaskan program makan siang dan susu gratis untuk pelajar dan santri merupakan investasi jangka panjang. Program tersebut bisa dilaksanakan pemerintah untuk menyambut Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan Astrio saat menerima dukungan dari Relawan Rumah Nusantara 08 di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).
Karena itu, Astrio menyebut Prabowo-Gibran memiliki kepentingan untuk mempersiapkan anak-anak muda unggul jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2024-2029.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran selalu berkata investasi terbaik yang dapat dilakukan oleh bangsa Indonesian adalah ketika kita berinvestasi pada anak-anak Indonesia. Kita mulai dengan memberi makan siang dan susu gratis," kata Astrio.
Astrio juga menyampaikan Prabowo-Gibran tak hanya berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang baik di masa pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tetapi menurutnya juga akan melakukan penyempurnaan.
Untuk mengeksekusi program tersebut, lanjut Astrio, dibutuhkan anggaran negara yang besar. Dia mengatakan Prabowo-Gibran berkomitmen untuk menaikkan pendapatan negara terutama yang bersifat dari pajak untuk membangun Indonesia.
"Kebijakan apapun yang akan diambil oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran jika diberikan mandat pada tanggal 14 Februari mendatang adalah memastikan semua kebijakan tersebut dilandasi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia lebih dulu," katanya.
Atas hal itu, Asrtrio meminta kepada relawan untuk sama-sama berkerja keras untuk membantu memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Sementara Ketua Umum Rumah Nusantara G8, Miko Napitupulu, menyatakan pihaknya siap membantu memenangkan Prabowo-Gibran. Selain juga melakukan pengawasan di TPS untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Kampanye Akbar di GBK 10 Februari, Jokowi Ikut?
“Kita optimis pasangan Prabowo-Gibran untuk menang satu putaran lebih kuat," pungkas Miko.
Berita Terkait
-
Airlangga Hibur Pendukung Golkar di Bogor: Jangan Hamil Cuma Demi Makanan Bergizi
-
Airlangga Hibur Pendukung Golkar di Bogor: Jangan Hamil Cuma Demi Makanan Bergizi
-
Pernyataan Ahok Ramai, Prabowo Bela Jokowi yang Disebut Tak Bisa Kerja: Saya Menjadi Saksi!
-
Cak Imin Bela Fedi Nuril: Artis Langka, Berani Tolak Prabowo Subianto
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag